Desa Pasirayu di Majalengka Bakal Punya Lapangan Sepak Bola, Sudah Dinanti Warga Sejak Lama

Masyarakat Desa Pasirayu tampaknya akan segera memiliki lapangan sepak bola sendiri.

Editor: Ichsan
tribunjabar/eki yulianto
tampak lahan yang akan dibangun lapangan sepak bola di Desa Pasirayu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Eki Yulianto

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Masyarakat Desa Pasirayu tampaknya akan segera memiliki lapangan sepak bola sendiri.

Pasalnya, pembangunan lapangan sepak bola sedang dilakukan di Blok Tanggoli, Desa Pasirayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jumat (16/8/2019).

Kepala Desa Pasirayu, Sutomo mengatakan bentangan lahan yang cukup luas di blok tersebut tengah di garap oleh Pemerintah Desa.

Lahan itu sedang dilakukan pembuatan lapangan sepak bola sekaligus sarana olahraga masyarakat dan lainnya.

Umuh Muchtar Pencoretan dan Penambahan Pemain Persib Bandung Murni Keinginan Pelatih

"Pembuatan lapangan itu masuk dalam agenda program 'Desa Membangun' dan atas dorongan juga permintaan masyarakat sudah lama. Sebab roda pemerintahan akan berjalan, pembangunan akan tersusun jika pemimpin dan masyarakatnya mengutamakan kemusyawarahan dan keterlibatan," ujar Sutomo, Jumat (16/8/2019).

Sutomo menjelaskan, pembuatan lapangan olah raga merupakan relokasi pemanfaatan lahan kering (kurang produktif) dan lapang dulu yang nantinya akan dibuatkan lahan pertanian yang bernilai jual tinggi.

Dijelaskan dia, hal tersebut sudah tertuang di RPJMDes yang merupakan implementasi dari RKPDes.

"Bagi kami keterlibatan masyarakat merupakan modal utama dalam kemajuan desa,” ucapnya.

Polisi Tangkap 4 Pemuda Mabuk Oplosan Obat Batuk, TKP Sering Digunakan Pesta Miras Waria

Sutomo yang sudah menjabat sebagai Kades Pasirayu sejak 2013 itu memaparkan, biaya pembangunan pembuatan lapangan bola bersumber dari Dana Desa (DD) tahun 2019 tahap dua, dengan besar anggaran Rp 252.707.000 dan sekaligus pelaksana kegiatan dilaksanakan oleh PK Desa Pasirayu.

Program selanjutnya, menurut Sutomo, ia akan memperbesar akses jalan dan akan membuat taman desa wisata yang berintegrasi dengan pertanian.

Terkait akan dibangun wisata, ia pun menjelaskan hal itu akan bekerjasama dengan mahasiswa, yakni Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) yang akan membuat “Site Plan” wahana wisata terintegrasi pertanian.

“Dengan dibangunnya semua itu, saya yakin pertumbuhan ekonomi akan ada disepanjang area ini,” kata Sutomo.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved