Tribun Health
Dijadikan Bahan Kolak Candil Saat Ramadhan, Berikut Manfaat Ubi Jalar, Bisa Cegah Kanker
Ubi jalar dijadikan bahan kolak candil sebagai menu berbuka puasa, ternyata memiliki banyak manfaat. Berikut manfaat ubi jalar bagi kesehatan.
Penulis: Resi Siti Jubaedah | Editor: taufik ismail
Selain manfaat yang didapat jika mengkonsumsi ubi jalar, adapun berbagai nutrisi yang dikandungnya.
Ubi jalar banyak mengandung vitamin A. Ubi jalar juga menyediakan 37 persen kebutuhan akan vitamin C.
Ubi jalar berukuran sedang yang sudah dipanggang mengandung 105 kalori, sehingga cocok bagi yang sedang melakukan program diet.
Kandungan nutrisi lain pada ubi jalar yaitu 25 persen mangan, 14 persen vitamin B6, dan 9 persen kalium.
Berikut kandungan nutrisi lain yang tak kalah penting dalam ubi jalar.
1. Kolin
Kolin merupakan zat yang serbaguna dan dapat membantu proses kimiawi dalam sel saraf.
Selain itu, kolinjuga bermanfaat membantu penyerapan lemak, serta mempertahankan struktur membran sel.
Kolin bermanfaat dalam membantu gerakan otot, bahkan, ekstrak ubi jalar juga sebagai antiradang dan penangkal radikal bebas.
2. Beta karoten
Zat beta karoten memberikan warna cerah pada ubi, juga berperan untuk menunda penuaan dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit, seperti jantung, kanker, dan asma.
Beta karoten dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A, sehingga dapat membantu mencegah dan memperbaiki kerusakan mata.
Selain itu, daoat mecegah kerusakan saraf, dan memperkuat kekebalan tubuh.
3. Serat dan kalium
Ubi jalar berukuran sedang mengandung 4 gram serat dan 438 mg kalium.
Dua zat tersebut tak hanya dikandung oleh ubi jalar saja, tapi terkandung juga dalam ubi coklat, ungu, atau kuning.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ubi-ung-yang-lezat_20161031_194327.jpg)