Indera Penciuman Anda Tiba-tiba Hilang? Waspada, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sebelumnya, ditemukan kehilangan indera penciuman ternyata berkaitan dengan penyakit alzheimer dan parkinson tahap dini.
Begitu kata penelitian yang dimuat di jurnal PLOS ONE. Penemuan tersebut sebagian bisa dijelaskan dengan usia, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi.
Namun, ketika semua faktor itu diperhitungkan, mereka yang kehilangan indera penciuman berisiko lebih besar tiga kali untuk meninggal.
Bahkan kehilangan penciuman dengan level sedang bisa meningkatkan risiko kematian dini. Sebenarnya, tidak mampu mencium dengan benar memberikan peringatan dini akurat akan adanya kematian dini dibandingkan penyakit kanker atau gagal jantung. Hanya kerusakan hati parah yang sangat terkait dengan kematian dalam lima tahun ke depan.
"Menurut kami, kehilangan penciuman itu seperti burung kenari di tambang batu bara. Kehilangan penciuman tak secara langsung menyebabkan kematian, melainkan pertanda, petunjuk dini akan sesuatu yang salah di tubuh kita," kata Dr. Pinto.
Baca: Kisah Yadi Supriadi, Pembunuh Bayaran yang Akhirnya Total Berhijrah Setelah Mengaji di Majelis Tato
Satu kemungkinannya adalah kesehatan saraf penciuman yang membawa informasi bebauan dari hidung ke otak yang merupakan tanda kesehatan secara keseluruhan.
Kalau saraf itu menjadi tua, rusak, dan tak dapat memperbaiki dirinya sendiri, tubuh dan otak juga akan rusak.
Penjelasan yang mungkin lainnya adalah keberadaan infeksi, racun, dan polutan yang terhirup merusak indera penciuman sebelum merusak otak dan tubuh.
"Polusi bisa memengaruhi jantung, paru-paru, dan otak lalu menyebabkan terjadinya kematian dini," kata Pinto.
Nirmal Kumar, konsultan bedah kepala dan leher, mengatakan, hasil riset tersebut menarik, tetapi mempertanyakan keandalan tes bebauan yang digunakan.
Ia bisa memberikan 40 aroma berbeda untuk pasiennya, tak sekadar lima untuk mendeteksi apakah mereka kehilangan kemampuan untuk mengidentifikasi bebauan.
Sebelumnya, ditemukan kehilangan indera penciuman ternyata berkaitan dengan penyakit alzheimer dan parkinson tahap dini.
Terkadang ada kondisi tertentu yang menyebabkan keduanya hilang, dan mengatasi hilangnya penciuman dan pengecapan sebaiknya dilakukan segera.
Penyebab hilangnya penciuman dan pengecapan
Ada banyak penyebab di balik hilangnya penciuman dan pengecapan. Salah satu penyebab utama ialah penuaan, yang menyebabkan degenerasi sel-sel saraf yang mengontrol penciuman dan pengecapan.
Penyebab lainnya termasuk merokok berlebihan, kekurangan gizi, penyakit sistem saraf tertentu, terapi radiasi, demam, saluran hidung mampet, sinusitis, infeksi virus atau pernapasan atas dan penyakit gusi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/anosmia-anosmia-gangguan-kesehatan-penciuman_20180517_150052.jpg)