Indera Penciuman Anda Tiba-tiba Hilang? Waspada, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sebelumnya, ditemukan kehilangan indera penciuman ternyata berkaitan dengan penyakit alzheimer dan parkinson tahap dini.
Kehilangan penciuman dan pengecapan dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap kualitas hidup, sering menyebabkan hilangnya nafsu makan dan gizi buruk karena makan jadi kurang menyenangkan. Hal ini dapat menyebabkan depresi dan banyak masalah kesehatan lain. Jika Anda menderita hilang pengecapan dan penciuman, cobalah beberapa pengobatan rumah sederhana untuk membantu memulihkan indra penting ini.
Berikut adalah 10 cara alami mengatasi hilangnya penciuman dan pengecapan.
Minyak Jarak Mengatasi Hilangnya Penciuman dan Pengecapan
Minyak jarak adalah salah satu pengobatan rumahan terbaik untuk mengatasi hilangnya penciuman dan pengecapan. Ia memiliki kandungan antimikroba, antioksidan dan anti-inflamasi, yang membantu menjaga kebersihan saluran hidung.
- Hangatkan sebagian minyak jarak di microwave selama beberapa detik.
- Masukkan 1 tetes minyak hangat di setiap lubang hidung.
- Lakukan ini dua kali sehari, pagi dan sebelum tidur.
- Ulangi sampai Anda mendapatkan kembali indera penciuman dan pengecapan Anda.
Bawang putih juga membantu mengembalikan indera penciuman dan pengecapan. Rempah ini membantu melancarkan hidung tersumbat dan membuka saluran hidung yang mampet, yang nantinya menguatkan kemampuan penciuman.
- Potong 2 atau 3 siung bawang putih.
- Taruh dalam 1 cangkir air dan didihkan selama 5 sampai 10 menit.
- Saring dan minum selagi masih hangat.
- Ulangi 2 atau 3 kali sehari.
Jahe adalah obat lain yang efektif untuk mengatasi hilangnya penciuman dan pengecapan. Rasa pedas dari jahe dapat meningkatkan kualitas sensorik makanan dan membuat makan menjadi lebih menyenangkan. Jahe juga mengaktifkan pengecap pada lidah dan merangsang selera.
- Kunyah potongan-potongan kecil jahe mentah secara berkala.
- Campur ½ sendok teh jahe cincang halus dan sejumput garam batu. Konsumsi 30 menit sebelum Anda makan setiap harinya selama beberapa minggu.
- Anda juga bisa minum 2 sampai 3 cangkir teh jahe setiap hari.
Menghirup uap dapat membantu mengembalikan kemampuan penciuman dan pengecapan, jika penyebabnya adalah hidung tersumbat.
Lembab uap hangat akan mengurangi peradangan dan membersihkan penyumbatan di bagian hidung.
- Rebus air dalam panci kecil.
- Tambahkan beberapa tetes peppermint atau minyak esensial eukaliptus ke dalam air.
- Tutupi kepala Anda dengan handuk dan hirup uap selama beberapa menit.
- Lakukan ini setidaknya 2 kali sehari.
Jika sinusitis, selesma atau infeksi pernapasan atas yang menyebabkan hilangnya penciuman dan pengecapan, cobalah cabai rawit. Komponen aktif capsaicin-nya membantu mengurangi hidung tersumbat. Cabai rawit juga merangsang produksi air liur yang meningkatkan selera.
- Campurkan 1 sendok teh cabai rawit dan madu, konsumsi beberapa kali sehari untuk menghilangkan lendir dan merangsang sekresi.
- Sertakan cabai rawit dalam masakan untuk membantu merangsang kelenjar ludah Anda. Anda juga dapat menggunakan lada hitam karena merangsang selera makan.
Bau jeruk dan rasa sari lemon dapat membantu memulihkan kemampuan penciuman dan pengecapan. Selain itu, sari lemon kaya akan vitamin C, antioksidan yang meningkatkan kekebalan tubuh untuk membantu melawan penyakit dan infeksi.
- Peras sari 1 jeruk lemon ke dalam segelas air hangat. Campurkan dalam 2 sendok teh madu mentah. Minum campuran hangat ini dua kali sehari.
- Makan seiris kecil lemon segar atau acar lemon di antara waktu makan untuk merangsang selera.
- Masukan beberapa tetes minyak esensial lemon pada saputangan dan endus di pagi dan sore hari selama beberapa detik pada satu waktu. Lakukan ini selama beberapa minggu.
- Pakailah juga sari lemon untuk menambah rasa makanan.
Meskipun cuka sari apel terasa kecut dan asam, ia bekerja sebagai stimulator pengecap lidah. Ia membantu membunuh bakteri di mulut untuk memulihkan indera penciuman dan pengecapan Anda. Cuka sari apel juga membantu mengobati infeksi sinus.
- Tambahkan 1 sendok makan cuka sari apel mentah tanpa disaring dan ¼ sendok teh baking soda ke ½ gelas air. Minum larutan ini 2 kali sehari.
- Atau, hanya tambahkan 1 sampai 2 sendok teh mentah cuka sari apel tanpa disaring dan sedikit madu ke segelas air dan minum sebelum makan 2 atau 3 kali sehari.
Berkumur minyak, praktek Ayurvedic kuno, dapat membantu memulihkan indera penciuman. Cara ini menjaga pengecapan pada lidah tetap lembab, yang membantu meningkatkan indera perasa. Ditambah, ia menolong menyingkirkan toksin dari mulut serta tubuh. Anda dapat berkumur minyak dengan minyak kelapa, wijen, atau minyak nabati lainnya.
- Masukan 1 sendok makan extra virgin coconut oil di mulut.
- Kumur minyak secara menyeluruh di mulut selama 10 sampai 15 menit.
- Ludahkan minyak dan bilas mulut Anda dengan air hangat.
- Terakhir, sikat gigi seperti biasa.
- Ikuti proses ini setiap hari di pagi hari sebelum memakan apapun.
Catatan: Jangan telan minyak.
Menurut Ayurveda, kayu manis dapat membantu mengatasi hilangnya penciuman dan pengecapan. Rasanya yang kuat dapat merangsang pengecap pada lidah, sementara bau manis meningkatkan kemampuan penciuman.
- Campurkan rata bubuk kayu manis dan madu dalam jumlah yang sama.
- Gosokkan campuran ini pada lidah Anda.
- Biarkan selama 10 menit, kemudian bilas mulut dengan air hangat.
- Ulangi dua kali sehari selama beberapa hari.
Defisiensi seng sering dikaitkan dengan hilangnya pengecapan dan penciuman. Oleh karena itu, makan makanan yang kaya seng atau mengambil suplemen seng dapat membantu menyelesaikan masalah dan mengatasi hilangnya penciuman dan pengecapan. Gejala defisiensi seng mencakup bintik-bintik putih atau kerut horisontal yang dalam pada kuku, rambut rontok dan pemulihan yang lambat. Jika Anda mendapati tanda-tanda ini, mintalah dokter untuk menguji kekurangan zat seng.
- Makan lebih banyak makanan kaya seng seperti tiram, kacang-kacangan, biji-bijian, gandum utuh, sereal sarapan yang diperkaya dan produk susu.
- Anda juga dapat mengkonsumsi suplemen seng setelah berkonsultasi dengan dokter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/anosmia-anosmia-gangguan-kesehatan-penciuman_20180517_150052.jpg)