Tribun Health
Bingung Pilih Alat KB Karena Takut Gemuk, Wanita Baca Ini!
Bagi sebagian wanita, kenaikan berat badan menjadi momok menakutkan dalam menggunakan kontrasepsi atau KB.
Penulis: Fauzie Pradita Abbas | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Spermisida
Spermisida bisa berbentuk busa, jel, atau krim, yang berfungsi membunuh sel sperma.
Bahan ini dimasukkan ke dalam vagina sebelum berhubungan seksual. Beberapa jenis, perlu dimasukkan 30 menit sebelumnya.
Cervical cap
Cervical cap atau biasa dikenal dengan The Fem Cap berbentuk menyerupai diafragma namun lebih kecil, dan digunakan bersama dengan spermisida.
Kontrasepsi jenis ini diletakkan pada mulut rahim sehingga menutup jalan menuju rahim. Pemasangan servical cap ini harus dilakukan oleh dokter.
Diafragma
Alat kontrasepsi yang satu ini menyerupai kubah yang diletakkan pada mulut rahim sebelum berhubungan seksual.
Sama seperti cervical cap, alat ini juga digunakan bersama dengan spermisida.
Kondom
Terbuat dari lateks atau karet, dan berfungsi untuk mencegah sperma masuk ke dalam liang vagina dan rongga rahim.
Kondom tersedia untuk pria dan untuk wanita. Berbeda dengan kondom pria yang baru dipasang pada saat akan berhubungan seksual, kondom wanita dapat dipasang sampai delapan jam sebelumnya.
Untuk memutuskan jenis KB mana yang paling cocok untuk Anda, ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan, di antaranya usia, riwayat kesehatan, obat yang sedang Anda konsumsi, gaya hidup (misalnya merokok), dan kebutuhan.
Anda dianjurkan untuk tetap berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan saran terbaik terkait metode kontrasepsi apa yang aman dan sesuai kondisi Anda. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/kb-spiral_20170510_085612.jpg)