Cerpen Wilson Nadeak

Sepasang Rusa

"SEPULUH tahun kita menanti, apa yang kita rindukan tidak kunjung datang. Tujuh tahun kita mengembara di antara negara tetangga, semua sia-sia.

Editor: Hermawan Aksan
Ilustrasi Sepasang Rusa 

"Apapun mimpimu cintaku tidak akan luntur."

"Benarkah, Pak?"

"Ya, kau tidak usah gelisah tentang itu."

"Aku melihat dalam visi, kau terbang jauh. Aku mencoba menjangkaumu, tidak berhasil. Aku malah melayang entah ke mana."

"Mimpi apa itu?"

"Aku tidak tahu. Sering aku merasa melayang jauh entah ke langit mana, mengejar bayanganmu yang semakin menjauh."

"Ah, itu bunga-bunga hidup."

"Karena selama ini kita mengejar impian kita yang tidak kunjung tiba?"

"Barangkali saja. Tidurlah. Jangan hanya tatapi langit-langit itu."

"Aku justru heran, kau bisa tidur nyenyak."

"Ini sudah menjelang subuh, Ma."

Sang suami mematikan lampu.

Dua hari kemudian sang istri sulit untuk tidur.

"Kau minta cuti dulu, Pak."

"Untuk apa?"

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved