Cerpen Apendi

Healing Ticket

SORE hari, sepulang kerja dari kantor, aku kembali menemukan temanku masih duduk di depan komputernya.

Editor: Hermawan Aksan
Ilustrasi Healing Ticket 

**

KEJADIAN itu seperti terjadi beberapa abad yang lampau. Sehari setelah hari itu, temanku selalu berada di warnet sepanjang waktu. Ia hanya pulang untuk makan dan mandi dengan terburu-buru. Tagihan billing-nya sudah mencapai jutaan rupiah dan mengikis tabungannya. Aku tak punya pilihan lain selain mendukung dan menyemangatinya.

"Hei, menurutmu kotak yang mana?" tanyanya, saat aku duduk di sampingnya dan menyalakan komputer.

Saat itu, aku punya firasat yang kuat pada kotak nomor 32. Akan tetapi, aku cukup bijaksana untuk tidak ikut campur soal keberuntungannya. Jika ia mengikuti saranku dan memilih nomor 32, padahal ia ingin memilih yang lain, yang ternyata berisi healing ticket, hal itu bisa merusak persahabatan kami.

"Percayalah pada dirimu sendiri!" jawabku, seperti biasa.

Apa kau berusia seperempat abad atau lebih?

Bosan tinggal di kota kelahiranmu yang itu-itu aja?

Belum pernah ke luar negeri?

Ingin keliling dunia dan mereguk semua hal yang dapat ditawarkan hidup?

Kami dari maskapai X memberikan kesempatan padamu untuk berkeliling dunia secara gratis selama setahun penuh dengan Healing Ticket!

Kami percaya bahwa setiap orang butuh hiburan dan rekreasi.

Kami percaya bahwa alam begitu indah dan kita wajib menikmatinya.

Kami percaya bahwa dunia begitu luas dan banyak teman-teman baru dan pengalaman luar biasa di luar sana.

Sebagai wujud kepedulian dan sumbangsih kami untuk masyarakat, kami akan memberikan Healing Ticket secara gratis untuk satu orang yang beruntung setiap harinya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved