TOPIK
Murid SD di Bandung Barat Keracunan
-
Kepastian kandungan Yoghurt itu didapat setelah Dinas Kesehatan KBB melakukan uji laboratorium baik pemeriksaan zat kimia maupun mikrobiologi.
-
Dinas Kesehatan KBB melakukan uji laboratorium untuk sampel yoghurt tersebut di Labkesda Jabar dan hasilnya memang tidak terdeteksi ada zat kimia
-
Dua kasus keracunan massal sedang melanda Jawa Barat setelah beberapa kasus lain terjadi belakangan ini.
-
Kasus keracunan murid SD Negeri di wilayah Kabupaten Bandung Barat akibat mengonsumsi jajanan di sekolah sudah terjadi dua kali dalam kurun waktu dua
-
Jajanan tersebut terbilang produk baru yang dijual kepada para siswa kerena sebulan terakhir tidak ditemukan siswa membeli minuman tersebut.
-
Sebagian murid SDN 1 dan SDN 2 Cimerang, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat yang keracunan masih belum bisa masuk sekolah
-
Sebanyak 20 siswa tersebut keracunan diduga akibat mengonsumsi minum yoghurt di sekolah pada Rabu (11/10/2023).
-
Berdasarkan data Puskesmas Padalarang ada 20 murid yang mengalami keracunan. Mereka merasakan gejala mual, muntah-muntah, pusing, dan sakit perut.
-
Jumlah murid SDN 1 Cimerang dan SDN 2 Cimerang, Desa Cimerang, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat yang mengalami keracunan yoghurt berpotensi bertamb
-
Yoghurt yang diduga menyebabkan puluhan murid SDN 1 dan SDN 2 Cimerang, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, Bandung Barat, diuji di laboratorium.
-
Puluhan murid SDN 1 dan SDN 2 Cimerang, Desa Cimerang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami keracunan setelah jajan minuman
-
Puluhan siswa SDN Jati 3, Desa Saguling, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang keracunan setelah mengonsumsi aci mini alias cimin
-
Dari hasil pemeriksaan sejumlah korban, kata Luthfi, diketahui mereka mengakui merasakan gejala setelah mengonsumsi cimin.
-
Pedagang aci mini alias cimin berinisial TA (74) yang dagangannya diduga menyebabkan puluhan murid SDN Jati 3 keracunan, belum lama dagang.
-
Berdasarkan data dari Puskesmas Saguling pada Jumat (29/9/2023) dari 34 korban keracunan itu mayoritas sudah pulang ke rumah masing-masing.
-
Pihak SDN Jati 3, Desa Saguling, Kecamatan Saguling, KBB diminta memperketat pengawasan aktivitas pedagang keliling yang berjualan ke sekolah
-
TA (74) baru sehari berjualan aci mini alias cimin. Nahas, cimin itu diduga menjadi penyebab puluhan SDN Jati 3, Desa Saguling, Kecamatan Saguling.
-
Puluhan murid SD tersebut keracunan makanan setelah menyantap jajanan cimin. Bahkan satu di antaranya meninggal dunia.
-
Total ada 34 siswa SDN 3 Jati Bandung Barat keracunan dan satu di antaranya meninggal dunia setelah mengonsumsi cimin tersebut
-
Selain melakukan pemeriksaan terhadap pedagang cimin itu, pihaknya juga sudah mengambil sampel makanan tersebut untuk dilakukan uji laboratorium
-
Di rumah sakit tersebut, Rula langsung ditangani dan sempat mendapat perawatan medis, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia pukul 23:30
-
Kepala Puskesmas Saguling, Burhan mengatakan, sampel yang diambil untuk diuji laboratorium tersebut totalnya ada 7 item
-
Total ada 34 siswa yang mengalami keracunan cimin itu dengan rincian 15 siswa menjalani rawat inap, 13 rawat jalan, dan sisanya dirawat di RS Kartini
-
Rula sebelumnya pernah memiliki riwayat kontrol kesehatan dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
-
Puluhan murid SDN Jati 3, Desa Saguling, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB), keracunan.