Jumat, 24 April 2026

Gass Mudik Tribun Jabar 2026

Bawa Anak Mudik Lebaran, IDAI Ingatkan Perlindungan Ekstra, Waspada Penyakit Pilek hingga Campak

Risiko penyakit menular seperti campak, batuk, dan pilek menjadi perhatian utama di tengah padatnya arus pergerakan masyarakat.

istimewa
ILUSTRASI BAYI - Di momen mudik Lebaran, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orangtua untuk lebih waspada saat membawa anak dalam perjalanan jarak jauh. 

Untuk perjalanan darat, suasana bisa dibuat lebih nyaman dengan menyediakan hiburan seperti lagu atau dongeng audio.

Baca juga: Wilayah Bandung Barat Ditetapkan KLB Campak, Ini Awal Mula Sebaran hingga KLB Berakhir

Di sisi lain, IDAI menekankan bahwa keselamatan berkendara menjadi isu yang tidak kalah penting saat mudik bersama anak

Sementara itu Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI, DR Dr Hikari Ambara Sjakti, Sp.A, Subsp HOnk(K), menyebut masih banyak orangtua yang mengabaikan standar keselamatan anak di kendaraan.

“Keselamatan anak di jalan adalah tanggung jawab mutlak orangtua. Jangan pernah menganggap sepele penggunaan car seat atau sabuk pengaman,” tegas Hikari.

Ia menjelaskan, penggunaan car seat harus disesuaikan dengan usia dan berat badan anak

Bayi hingga usia dua tahun wajib menggunakan car seat menghadap ke belakang, sementara anak yang lebih besar tetap membutuhkan perlindungan tambahan seperti booster seat.

“Anak di bawah 12 tahun sebaiknya tetap duduk di kursi belakang dan yang paling penting, jangan pernah memangku anak saat berkendara karena itu sangat berbahaya,” katanya.

Untuk kendaraan roda dua, IDAI bahkan menegaskan larangan bagi anak di bawah usia enam tahun untuk ikut berkendara.

“Kalau terpaksa, anak harus menggunakan helm standar SNI dan posisi duduknya aman. Tapi idealnya, anak kecil tidak dibawa naik motor untuk perjalanan jauh,” ujar Hikari.

Selain itu, kondisi pengemudi juga harus menjadi perhatian. IDAI mengimbau agar pengemudi dalam kondisi prima, tidak mengantuk, serta beristirahat setiap dua hingga tiga jam selama perjalanan.

“Jangan memaksakan diri, istirahat itu penting untuk menjaga fokus dan tentu saja, hindari penggunaan ponsel saat berkendara,” tambahnya.

IDAI pun mengingatkan bahwa mudik bersama anak memerlukan perencanaan yang lebih matang dibandingkan perjalanan biasa.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved