Timbangan Tak Naik, Tapi Perut Makin Buncit? Jangan-jangan Metabolik Terganggu
Mayapada Hospital Bandung memiliki Liver & Metabolic Wellness Center (LMWC) yang menyediakan perawatan komprehensif.
Ringkasan Berita:
- Lingkar perut yang membesar meski berat badan stabil bisa jadi tanda awal gangguan metabolik yang sering tidak disadari.
- Lemak perut berisiko memicu diabetes, kolesterol tinggi, hipertensi, hingga fatty liver, sehingga perlu evaluasi selain angka timbangan.
- Pemeriksaan menyeluruh seperti lingkar perut, gula darah, dan kolesterol penting untuk deteksi dini risiko kesehatan.
TRIBUNJABAR.ID - BANDUNG - Pernah merasa berat badan masih terlihat “aman”, tetapi celana mulai terasa sempit di bagian pinggang? Atau angka timbangan tidak naik banyak, namun lingkar perut perlahan makin sulit dikendalikan?
Buat banyak orang, kondisi ini sering dianggap biasa selama belum masuk kategori obesitas. Padahal, terlalu fokus pada angka timbangan sering membuat lingkar perut luput diperhatikan, meski kondisi ini justru bisa menjadi sinyal awal adanya risiko gangguan metabolik.
“Banyak orang mengira risiko metabolik hanya terjadi pada orang dengan berat badan berlebih, padahal penumpukan lemak di area perut juga perlu diwaspadai meski berat badan terlihat normal. Lemak di area ini berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan metabolik seperti gula darah tinggi, kolesterol, hipertensi, hingga fatty liver. Karena itu, evaluasi kesehatan sebaiknya tidak hanya melihat angka timbangan, tetapi juga memperhatikan lingkar perut dan sebaran lemak tubuh secara menyeluruh,” jelas dr. Shiela Stefani, M.Gizi, SpGK, AIFO-K, FINEM dari Mayapada Hospital Bandung.
Sering kali, gangguan metabolik dan fatty liver berkembang perlahan tanpa gejala yang jelas di tahap awal. Banyak orang baru menyadarinya setelah hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan adanya perubahan pada kondisi tubuh. Dalam kondisi seperti ini, perubahan sederhana seperti lingkar pinggang yang perlahan membesar dan celana yang terasa makin ketat di bagian perut, meski berat badan tidak banyak berubah, menjadi sinyal awal risiko kesehatan.
Karena itu, pengukuran lingkar perut dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu mendeteksi risiko metabolik sejak dini. Namun, perhatian tidak sebaiknya berhenti pada angka tersebut saja. Lingkar perut juga perlu dilihat bersama faktor lain seperti gula darah, kadar kolesterol, tekanan darah, pola makan, aktivitas fisik, hingga komposisi tubuh secara keseluruhan.
Untuk membantu masyarakat memahami kondisi metabolik dan kesehatan hati secara lebih menyeluruh, Mayapada Hospital Bandung memiliki Liver & Metabolic Wellness Center (LMWC) yang menyediakan perawatan komprehensif untuk kesehatan liver, gangguan metabolik, dan pengelolaan berat badan, dengan fokus pada deteksi dini risiko seperti obesitas, diabetes, dislipidemia, dan sindrom metabolik.
LMWC didukung tim dokter multidisiplin dan fasilitas modern seperti elastografi FibroScan® untuk memeriksa kesehatan hati secara non-invasif, serta Total Body Matrix Assessment (TBMA) untuk evaluasi komposisi tubuh dan indikator metabolik.
Layanan ini merupakan bagian dari Gastrohepatology Center, yaitu layanan komprehensif untuk penanganan berbagai gangguan saluran pencernaan yang tersedia di berbagai unit Mayapada Hospital, mulai dari Jakarta Selatan (Lebak Bulus dan Kuningan Rasuna Said), Tangerang, Bogor, Surabaya, hingga Bandung, dan akan segera hadir di Jakarta Timur.
Informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Call Center 150770, WhatsApp 0817-17-150770, atau melalui aplikasi MyCare. Melalui aplikasi ini, masyarakat juga dapat mengakses informasi kesehatan dari dokter Mayapada Hospital lewat fitur Health Articles & Tips, serta fitur Personal Health untuk memantau detak jantung, langkah kaki, kalori terbakar, hingga Body Mass Index (BMI).
| Pemotongan Hewan di RPH Ciroyom Bandung Anjlok dari 50 ke 10 Ekor/Hari Imbas Pedagang Mogok |
|
|---|
| Penjualan Sapi Kurban di Idul Adha 2026 Naik 30 Persen, Peternak Bandung Barat Kehabisan Stok |
|
|---|
| Meski hanya Butuh Hasil Seri, Adam Alis Tetap Bidik Kemenangan Lawan Persijap Jepara |
|
|---|
| Mantapkan Layanan Hukum, Kemenkum Jabar Latih Paralegal Kota Bandung Lewat Virtual Clinic |
|
|---|
| Harga dan Stok Pupuk Subsidi di Jawa Barat Dipastikan Tetap Stabil Meski Dolar Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Mayapada-Hospital-Bandung-memiliki-Liver-Metabolic-Wellness-Center-LMWC.jpg)