Dualisme Kadin Jabar Dinilai Hambat Iklim Usaha, Pengurus Daerah Minta Konflik Segera Disudahi
Ketua Kadin Garut Rajab Priyaldi menilai konflik kepengurusan Kadin Jabar telah menghambat program ekonomi daerah dan menurunkan kepercayaan.
Penulis: Nappisah | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
"Kalau menurut keinginan kami, ayo rembuk bersama. Mediasinya ketua-ketua Kadin langsung seperti Pak Anindya. Saya kira ketemu satu jam juga selesai," ujarnya.
Ia mengaku hingga kini belum pernah bertemu langsung dengan pihak yang berseteru untuk membahas penyelesaian konflik.
Dikatakannya, beberapa upaya mediasi yang pernah dilakukan juga disebut belum membuahkan hasil.
"Saya tidak bisa mengatakan tidak ada kemauan, mungkin beliau sibuk. Tapi dengan acara ini saya mengetuk, ayolah Pak turun selesaikan kami di Kadin Provinsi Jawa Barat," kata Rajab.
Tak hanya itu, sejumlah program yang seharusnya dijalankan bersama pemerintah daerah juga disebut terhambat karena ketidakjelasan kepengurusan.
"Program sudah tidak ada. Kita mau jalanin program apa? Harusnya Kadin berjalan bersama program pemerintah daerah. Begitu pemerintah daerah bilang 'Kadin yang mana?', selesai," ujarnya.
Rajab berharap berbagai pihak dapat membantu menjembatani penyelesaian konflik, termasuk Gubernur Jawa Barat, .
Menurut dia, sosok yang akrab disapa KDM itu memiliki kemampuan menyelesaikan berbagai persoalan di daerah dan diharapkan bisa membantu mempertemukan pihak-pihak yang berselisih.
"Saya tahu bagaimana Pak KDM menyelesaikan masalah luar biasa. Mohon bantuannya agar bisa menjembatani. Kalau ini sudah sampai ke beliau, insyaallah beres," katanya. (*)
| Dinilai Langgar Peraturan Organisasi, Kadin Jabar Ambil Alih Kepengurusan Kadin Kabupaten Bekasi |
|
|---|
| Jadi Ketua Kadin Purwakarta, R Priyatna Kusuma Ditantang Om Zein Wujudkan Target Investasi Rp15 T |
|
|---|
| Atasi Masalah Sampah, Pemprov Jabar dan Sumitomo Teken MoU PLTSa Legok Nangka Lewat Peran Kadin |
|
|---|
| Pelemahan Rupiah hingga Daya Beli Lesu, Kadin Beberkan Beban Pengusaha Saat Ini |
|
|---|
| Pelemahan Rupiah Bebani Manufaktur dan UMKM, Kadin Kota Bandung: Pasti Terasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/FGD-Forum-Jurnalis-Ekonomi-Indonesia-FJE-Indonesia.jpg)