Selasa, 7 April 2026

Jeremy Huang: Chi Positif 'Yang' Berkurang di Tahun Kuda Api 2026, Waspada Banyak Bencana

Tahun 2026 segera tiba menggantikan tahun ini. Bagi warga Tionghoa, tahun 2026 dilambangkan sebagai shio kuda api.

Istimewa/Gemini AI
TAHUN KUDA - Foto ilustrasi tahun kuda. Bagi warga Tionghoa, tahun 2026 dilambangkan sebagai shio kuda api. 

TRIBUNJABAR.ID - Tahun 2026 segera tiba. Bagi warga Tionghoa, tahun 2026 dilambangkan sebagai shio kuda api.

Budayawan Tionghoa, Jeremy Huang, meminta kewaspadaan masyarakat di tahun kuda api.

Ini karena diperkirakan akan banyak terjadi bencana di 2026 seperti banjir, longsor, kemarau, tanah bergerak, kebakaran hutan atau ladang, hingga krisis air bersih.

"Banyak bencana di 2026 karena Chi (energi) yang berkurang akibat banyak pohon di tebang dan hutan digunduli," ujar Jeremy dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).

Jeremy mengatakan alih fungsi lahan mengakibatkan ruang terbuka hijau dan resapan air jadi berkurang. Akibatnya banjir, longsor, dan saat kemarau krisis air bersih.

Tanah perbukitan longsor karena pohon jati dan bambu banyak di tebang.

Baca juga: Megathrust Benamkan Atlantis, Budayawan Tionghoa Gugah Kesiagaan Melalui Literasi Plato dan Joyoboyo

Sementara kelapa sawit tidak dapat  menahan banjir dan longsor karena kelapa sawit akar serabut.

Untuk menghadapinya, menurut Jeremy, kepala harus tetap dingin di tahun kuda api, jangan mudah terbakar emosi.

Bagi warga Tionghoa, kuda adalah mahluk supranatural, kegagahan, kecepatan dan keberuntungan yang berakar kuat dalam mitologi Tiongkok.

Kisah-kisah mitologi China klasik kerap menyebut Bole. Bole diasosiasikan dengan qianlima, yang bermakna 'kuda dengan 1.000 li'

Ada berbagai nama kuda dalam mitologi Tiongkok yaitu Ganti, Daoji, Fengfeng, Gonggong, Magu, Mazu, Nuwa, dan Pangu.

"Kuda bagi masyarakat Tiongkok digunakan sebagai transportasi dan makanan, juga menjadi andalan kekuatan militer selama ribuan tahun," ujar Jeremy.

Menurut pencipta lagu Nyendok Lengko di Pagongan, Lagu Sega Jamblang Pandesan dan Wong Urip Ning Dunio, kuda adalah makhluk nyata dari famili Equidae, hewan berkaki empat, berkuku, dan bergerak cepat.

Secara historis di Tiongkok banyak ras kuda yang telah digunakan atau dikembangkan untuk makanan, transportasi, dan kekuatan militer selama ribuan tahun di wilayah Tiongkok dan di negara lain.

Kuda juga dicintai atau dihargai sebagai hewan peliharaan, teman, atau inspirasi untuk seni.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved