Senin, 13 April 2026

Sambut Tahun Kuda Api, Persiapan Imlek di Vihara Dharma Ramsi Dimulai Sejak Januari

Vihara Dharma Ramsi telah bersolek menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada Selasa (17/2/2026). 

Penulis: Nappisah | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar/Nappisah
PERSIAPAN IMLEK - Persiapan Imlek di Vihara Dharma Ramsi, Senin (16/2/2026). Vihara Dharma Ramsi telah bersolek menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada Selasa (17/2/2026).  

Ringkasan Berita:
  • Vihara Dharma Ramsi telah bersolek menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada Selasa (17/2/2026) 
  • Di Vihara Dharma Ramsi, persiapan telah dilakoni sejak awal tahun 
  • Lilin-lilin besar yang disiapkan berukuran 25 hingga 200 kati
  • Tiap tahun, persiapan selalu mengalami pembaruan
  • Pergantian menuju tahun kuda api tak hanya ditandain dengan nyala lilin. Api dalam shio ini dimaknai sebagai daya juang

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Vihara Dharma Ramsi telah bersolek menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang jatuh pada Selasa (17/2/2026). 

Aroma dupa yang mengepul tipis menyeruak tercium begitu menginjakkan kaki di Vihara Dharma Ramsi

Vihara tampak bersolek dengan nuansa merah dan emas yang mendominasi setiap sudutnya. 

Lampion-lampion merah bergelantungan rapi di langit-langit. 

Beberapa pengurus sibuk merapikan hiasan terakhir, sementara umat yang datang lebih awal khidmat memanjatkan doa. 

Di Vihara Dharma Ramsi, persiapan telah dilakoni sejak awal tahun. 

Erna Chen, Humas Vihara Dharma Ramsi, menyebut seluruh elemen dibenahi agar benar-benar siap menyambut tahun Kuda Api.

Baca juga: Hormati Ramadhan, Vihara Dewi Welas Asih Cirebon Pilih Tak Menggelar Arak-arakan Cap Go Meh 2026

Debu yang menempel di altar diseka. Patung-patung dewa dipoles hingga kembali berkilau. 

“Dari tanggal 12 sudah kita bersihin semua lampu. Patung-patung juga dibersihin semua, pokoknya dekor-dekornya supaya benar-benar Imlek,” ujarnya, saat ditemui TribunJabar.id, Senin (16/4/2026). 

Lilin-lilin besar yang disiapkan berukuran 25 hingga 200 kati. Kati menjadi penanda ukuran dan berat lilin. Ukuran terbesar, 200 kati, menjulang paling mencolok di antara lainnya.

Lilin tersebut akan dinyalakan pukul 22.00.

Menurut Erna, suasana ramai sudah terasa sejak malam. Jemaah datang silih berganti. 

“Dari malam sudah rame. Nanti datang lagi yang baru, yang sudah pulang digantikan lagi sampai malam,” katanya.

Tak hanya dari sekitar Kota Bandung. Ada yang datang dari luar kota, termasuk Jakarta. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved