Farhan Irfanto, Anak Muda Cirebon yang Bawa Kopi Indonesia Mendunia
Salah satu sosok muda yang kini getol mengusung kopi Indonesia ke panggung global adalah Farhan Irfanto
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Siti Fatimah
“Sebenarnya kopi kita murah untuk kualitas sebaik itu. Tapi biaya kirim dari Indonesia ke Eropa jauh lebih mahal dibanding Afrika ke Eropa,” ungkapnya.
Meski begitu, permintaan terus naik, tahun ini saja, Meramanis sudah mengekspor tiga kali pengiriman, termasuk satu kontainer penuh berisi 20 ton kopi Indonesia.
“Kalau ditotal, tahun ini sudah 35 ton. Targetnya tahun depan bisa lebih dari itu,” katanya.
Farhan menilai kompetisi kopi sangat membantu meningkatkan branding kopi Indonesia.
“Dulu, jarang sekali kopi Indonesia bisa masuk final kompetisi dunia. Tapi sejak Ryan Wibawa juara di Chicago dengan excelsa, dan saya juga berkompetisi dengan excelsa, orang mulai percaya kualitas kopi kita,” ucapnya.
Bagi Farhan, kopi bukan sekadar bisnis, melainkan jalan untuk mengangkat nama petani Indonesia.
Ia berharap, suatu saat kopi Indonesia bisa sejajar dengan Ethiopia, Brasil, atau Kolombia di pasar global.
| Kuliner Bandung: Mengenal Dirty Latte yang Geser Penikmat Es Kopi Susu |
|
|---|
| Kopi Kuningan Jawa Barat Ditampilkan di World of Coffee di Thailand |
|
|---|
| Kisah Ceu Nining Pedagang Kopi Tinggal Gubuk Liar Terancam Dibongkar Diselamatkan Dedi Mulyadi |
|
|---|
| Harga Plastik Naik, Coffe Shop di Taman Cibeunying Kota Bandung Imbau Konsumen Bawa Tumbler |
|
|---|
| Tak Pulang Kampung ke Sumedang karena Biaya, Rudi Pilih Jualan Kopi di Jalur Mudik Karawang |
|
|---|
