Perkuat Ketahanan Keluarga di Era Digital, Elly Farida Dorong Raperda Perlindungan Keluarga di Jabar
Elly Farida, S.Pd., menegaskan komitmennya dalam mengawal pembahasan Raperda tentang Perlindungan Keluarga dari Dampak Negatif Digital
Ringkasan Berita:
- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Komisi V Bidang Kesejahteraan Rakyat, Hj. Elly Farida, S.Pd., menegaskan komitmennya dalam mengawal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Keluarga dari Dampak Negatif Digital
- Elly Farida menyebut fenomena seperti perundungan siber (cyberbullying), adiksi gawai, serta paparan konten yang tidak sesuai bagi anak menjadi tantangan nyata yang dihadapi banyak keluarga saat ini.
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Komisi V Bidang Kesejahteraan Rakyat, Hj. Elly Farida, S.Pd., menegaskan komitmennya dalam mengawal pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan Keluarga dari Dampak Negatif Digital.
Langkah ini dinilai penting sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Menurut Elly Farida, fenomena seperti perundungan siber (cyberbullying), adiksi gawai, serta paparan konten yang tidak sesuai bagi anak menjadi tantangan nyata yang dihadapi banyak keluarga saat ini.
Kondisi tersebut memerlukan respons kebijakan yang terarah dan komprehensif, tanpa mengabaikan manfaat besar yang dihadirkan oleh kemajuan digital.
“Perkembangan teknologi adalah bagian dari kemajuan zaman yang tidak dapat dihindari. Namun demikian, perlu ada panduan yang jelas agar pemanfaatannya tetap sejalan dengan nilai-nilai keluarga. Raperda ini diarahkan untuk memperkuat fungsi keluarga, bukan membatasi akses terhadap teknologi,” ujar Elly.
Ia menekankan bahwa keluarga merupakan garda terdepan dalam membentuk karakter generasi.
Oleh karena itu, keberadaan regulasi yang mendukung penguatan peran keluarga menjadi sangat strategis, khususnya dalam menghadapi arus informasi yang semakin terbuka dan masif.
Lebih lanjut, Elly menyoroti kondisi wilayah perkotaan seperti Kota Depok dan Kota Bekasi yang memiliki tingkat penetrasi internet tinggi.
Menurutnya, hal ini memerlukan pendekatan yang lebih sistematis dalam membangun kesadaran dan kapasitas keluarga dalam menghadapi tantangan digital.
“Raperda ini diharapkan dapat memberikan dasar hukum bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan program literasi digital berbasis keluarga secara terstruktur. Di dalamnya juga mencakup penguatan peran orang tua, pendampingan terhadap anak, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk penyedia platform digital,” jelasnya.
Sebagai legislator yang fokus pada isu kesejahteraan rakyat, Elly Farida berharap regulasi ini dapat menjadi instrumen preventif dalam meminimalkan dampak negatif penggunaan teknologi di lingkungan keluarga.
Ia meyakini, keluarga yang adaptif dan tangguh secara digital akan berkontribusi besar dalam membentuk generasi Jawa Barat yang berkualitas.
“Ketahanan keluarga di era digital adalah fondasi penting bagi masa depan. Dengan pendekatan yang tepat, teknologi justru dapat menjadi sarana untuk memperkuat nilai, kedekatan, dan kualitas interaksi dalam keluarga,” pungkasnya.
| Pastikan Pemerataan Mutu Pendidikan, Elly Farida: Sosialisasi PPDB 2026 Lebih Dini dan Komprehensif |
|
|---|
| Anggota DPRD Jabar Diah Fitri Salurkan Bantuan Pompa Air untuk Petani Tersana |
|
|---|
| Kanwil Kemenkum Jabar Bersama Pemkab Bandung dan Pemprov Jabar Harmonisasikan Penyusunan Raperda |
|
|---|
| Arief Sebut Ekonomi Jabar Tumbuh, Tapi Nilai Belum Menyentuh Rakyat Kecil |
|
|---|
| DPRD Jawa Barat Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Berbasis Pemerataan dan Akses Modal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Anggota-DPRD-Provinsi-Jawa-Barat-dari-Komisi-V-Bidang-Kesejahteraan-Rakyat-Hj-Elly-Farida-SPd.jpg)