Senin, 18 Mei 2026

DPRD Jabar Minta Wacana Sekolah Maung Dikaji Matang, Jangan Terburu-buru

Elly Farida, menanggapi wacana pendirian Sekolah Maung atau sekolah berkonsep “Manusia Unggul”. 

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
dok Elly Farida
ELLY FARIDA - Anggota DPRD Jawa Barat Komisi V, Elly Farida, menanggapi wacana pendirian Sekolah Maung atau sekolah berkonsep “Manusia Unggul”.  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat Komisi V, Elly Farida, menanggapi wacana pendirian Sekolah Maung atau sekolah berkonsep “Manusia Unggul”. 

Dikatakan Elly, DPRD pada prinsipnya menghargai setiap gagasan inovatif, termasuk di bidang pendidikan.

Menurut dia, Komisi V DPRD Jabar terbuka terhadap ide-ide baru yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. 

Kendati demilian, setiap program pendidikan harus disusun dengan perencanaan yang jelas, sesuai regulasi, serta berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

“Kami mengapresiasi wacana Sekolah Maung. Tapi sebagai anggota DPRD, tugas kami memastikan setiap program memiliki dasar perencanaan yang matang, konsep akademik yang terukur, dan mekanisme anggaran yang transparan,” ujar Elly, kepada Tribunjabar.id, Senin (26/1/2026). 

Ia menyebut, hingga saat ini Sekolah Maung masih berada pada tahap wacana dan belum dibahas secara resmi di DPRD. 

Dia menegaskan belum ada penjelasan rinci terkait konsep kelembagaan, sasaran peserta didik, skema anggaran, maupun dasar hukum pendiriannya. 

Kondisi tersebut, kata Elly, wajar menjadi perhatian DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan.

Diketahui, Sekolah Maung dicanangkan menawarkan jurusan-jurusan di bidang strategis. 

Jurusan yang direncanakan mulai dari teknologi informasi, otomotif, pertanian, olahraga, elektro dan kelautan. 

Terkait rencana jurusan yang akan dibuka, Elly menilai hal itu perlu dikaji lebih dalam. 

Ia menilai, jika secara akademik telah dianalisis dan benar-benar menjawab kebutuhan dunia industri, maka program tersebut layak untuk didukung.

“Kalau memang jurusan-jurusan itu dibutuhkan dan mampu menyiapkan anak-anak Jawa Barat memiliki keterampilan dan keahlian yang relevan, tentu itu hal yang baik dan patut didukung,” katanya.

Namun demikian, Elly mengingatkan agar gagasan tersebut tidak dijalankan secara tergesa-gesa, terutama jika direncanakan mulai beroperasi dalam waktu dekat. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved