Bukti Sesar Lembang Masih Aktif dan Potensi Bahaya Gempa 6 Skala Magnitudo
Artinya dengan bukti tersebut, kata dia, bahwa Sesar Lembang ini memang tergolong sebagai sesar aktif.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bahaya Sesar Lembang kembali diingatkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
PVMBG mengingatkan potensi keaktifan Sesar Lembang yang bisa memicu gempa bumi dan berdampak ke 4 wilayah Bandung Raya.
Sesar Lembang adalah sebuah patahan atau sesar aktif yang membentang di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat.
Ini merupakan salah satu sesar paling dikenal di Indonesia karena lokasinya yang dekat dengan area padat penduduk seperti Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
Garis Sesar Lembang tersebut membentang sepanjang 29 kilometer, mulai dari Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung.
Jika sesar ini aktif, ahli memprediksi bisa memicu gempa bumi 6,9 magnitudo.
Baca juga: Bandung Raya Terancam Gempa Magnitudo 7 Akibat Adanya Sesar Lembang, Begini Kata Ahli BMKG
Karakteristik Sesar Lembang
Sesar Aktif: Sesar Lembang merupakan sesar aktif, artinya ia masih mengalami pergerakan dan berpotensi menyebabkan gempa bumi.
Panjang dan Arah: Sesar ini membentang sepanjang sekitar 29 kilometer dengan arah umum Barat-Timur. Ia memotong batuan vulkanik berumur muda (Kuarter).
Lokasi Geografis: Memanjang dari daerah Padalarang di bagian barat, melintasi Lembang, Cisarua, Parongpong, Cibodas, Maribaya, hingga ke daerah Jatinangor di bagian timur.
Beberapa lokasi wisata terkenal seperti Gunung Batu Lembang dan Tebing Keraton merupakan manifestasi geologi dari keberadaan sesar ini.
Jenis Sesar: Awalnya terbentuk sebagai sesar turun (normal fault), namun dalam perkembangannya kini lebih banyak menunjukkan karakteristik sebagai sesar mendatar dengan komponen gerak sinistral (geser kiri).
Pergerakan sesar ini tercatat antara 0,2 hingga 2,5 milimeter per tahun, bahkan beberapa kajian menyebutkan laju pergeseran bisa mencapai 5,0 mm/tahun.
Potensi Gempa: Para ahli memperkirakan Sesar Lembang berpotensi menghasilkan gempa bumi dengan magnitudo yang cukup besar, berkisar antara M 6,5 hingga M 7,0 (ada juga yang menyebut hingga 6,8 SR).
Periode ulang gempa besar diperkirakan sekitar 170 hingga 670 tahun.
| Waspada Cuaca Ekstrem April 2026: BMKG Catat 2 Juta Sambaran Petir dan 111 Gempa di Jawa Barat |
|
|---|
| Pakar ITB: Karakter Gempa Bumi Sulawesi Utara Berbeda dengan Megathrust Selatan Jawa |
|
|---|
| Tsunami Guncang Bitung, Warga Pesisir Pangandaran Diminta Waspada Gempa Megathrust |
|
|---|
| Gempa Guncang Sukabumi dan Bandung dalam Satu Malam, Kedalaman Gempa Dangkal |
|
|---|
| Gempa Bumi M 3,0 Guncang Sumedang Pagi Tadi, Dirasakan di Sejumlah Kecamatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/tebing-keraton-merasakan-kesejukan-bandung-dan-memandang-sesar-lembang-dari-tepi-jurang.jpg)