Curang, 60 Persen Beras di Pasaran Ternyata Bukan Beras Premium, Terungkap dari Kajian IPB
Rupanya, ada sekitar 60 persen beras yang beredar tidak memenuhi kategori premium sesuai klaim kemasan.
Mentan Sebar Daftar Merek Tak Sesuai Standar
Temuan IPB tersebut sejalan dengan langkah tegas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengungkap 212 mafia pangan di 10 provinsi.
Pemerintah melalui investigasi gabungan dengan Satgas Pangan Polri dan Kejaksaan Agung menemukan modus berulang: label mutu palsu, berat berkurang, dan harga yang melebihi HET.
“Kami sudah sebarkan, kami sudah periksa ini yang sosial standar, ini yang tidak sosial standar,” kata Amran kepada wartawan, Sabtu (12/7/2025).
“Mohon kepada pembeli nanti perhatikan merek yang dimunculkan di media-media seluruh Indonesia,” tambahnya.
Mentan berharap masyarakat lebih waspada terhadap merek beras yang dinyatakan bermasalah.
Satgas Pangan Polri Periksa Produsen
Menindaklanjuti temuan tersebut, Satgas Pangan Polri telah memeriksa sejumlah produsen beras premium.
“Iya betul kami lakukan pemeriksaan dari yang sebelumnya disampaikan Pak Menteri Andi Amran,” ujar Brigjen Pol Helfi Assegaf, Kamis (10/7/2025).
Jika ditemukan unsur pidana, Polri berkomitmen menindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.
Baca juga: Ramai Beras Oplosan Rugikan Konsumen Rp 100 Triliun/Tahun, DPR RI Desak Aparat Cari Siapa Dalangnya
10 Produsen Beras Bermasalah
Berikut daftar 10 merek beras tidak sesuai regulasi berdasarkan hasil sampling investigasi Kementan dan Satgas Pangan Bareskrim Polri:
1. Wilmar Group
Merek: Sania, Sovia, Fortune, Siip
Lokasi Sampel: Aceh, Lampung, Sulsel, Jabodetabek, Yogyakarta
2. PT Food Station Tjipinang Jaya
Isu Beras Oplosan Bikin Omzet Pedagang Beras di Indramayu Anjlok, Pangan Murah Bikin Tambah Lesu |
![]() |
---|
Pengusaha Majalengka jadi Tersangka Pemalsuan Beras Premium, Ini 12 Merek yang Tak Penuhi Standar |
![]() |
---|
Polda Jabar Bongkar Modus Licik Produsen Beras Premium Abal-Abal: 12 Merek Dioplos, Ada 6 Tersangka |
![]() |
---|
Stok Beras di Bandung Dijamin Aman tapi Harga Mulai Merangkak Naik, Cuaca Jadi Pemicu |
![]() |
---|
Bupati Eman Pastikan Tak Ada Beras Oplosan di Majalengka, Harga Beras Naik Bukan Karena Langka |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.