Jumat, 29 Mei 2026

Tips Makanan Sehat dan Aman ala McDonald's Indonesia, Bersih adalah Awal dari Segalanya

Data dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO, setiap tahunnya, lebih dari 600 juta orang di dunia sakit akibat mengonsumsi makanan yang tidak aman.

Tayang:
Penulis: ravi tribun | Editor: Ravianto
dok mcdonald indonesia
CUCI TANGAN YANG BENAR - Sejumlah siswa Sekolah Dasar di Jakarta mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar sebelum menyentuh makanan, dibimbing oleh tim McDonald’s Indonesia dalam kegiatan Food Safety Week. 

2. Pisahkan yang Mentah dan yang Siap Santap
Kontaminasi silang melalui perpindahan bakteri dari bahan mentah ke makanan siap santap sering terjadi tanpa disadari. Talenan yang sama digunakan untuk memotong ayam mentah dan sayuran segar, atau wadah daging mentah diletakkan pada rak kulkas yang sama dengan kue siap makan. 

Solusinya? Simpan dan olah makanan mentah dengan matang secara terpisah, termasuk buah dan sayur.  

Gunakan talenan, pisau, dan wadah berbeda untuk daging mentah dan sayur-mayur.

Kemudian, cuci bersih semua peralatan sebelum digunakan untuk jenis bahan yang berbeda. Di dalam kulkas, penting untuk menyusun bahan secara higienis.

Simpan bahan mentah, seperti daging, ikan, unggas, atau seafood mentah di rak bawah dalam wadah khusus dan tertutup. Letakkan makanan siap saji di rak atas untuk menghindari tetesan cairan. Simpan bahan makanan dalam porsi kecil atau per porsi masak agar lebih praktis saat dimasak.

3. Masak dengan Suhu yang Tepat
Masakan yang tampak matang belum tentu bebas dari bakteri. Meskipun banyak resep menyarankan bahan setengah matang, tetap disarankan memasak hingga matang sempurna, terutama untuk anak-anak, lansia, dan ibu hamil yang lebih rentan terhadap infeksi.

Beberapa tips penting:

Masak bahan makanan maksimal 2 jam setelah dikeluarkan dari kulkas, untuk mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan.

Sajikan makanan matang dalam waktu 4 jam setelah dimasak agar tetap segar dan kualitasnya terjaga.

Ingat bahwa makanan yang sudah matang juga mudah rusak di suhu ruang.

Gunakan thermometer dapur jika perlu, terutama saat memasak daging atau ayam

4. Simpan dengan Suhu yang Tepat

Bakteri penyebab penyakit berkembang cepat pada suhu antara 5°C hingga 60°C. Karena itu, menjaga suhu penyimpanan sangat penting agar makanan tidak cepat rusak.

Pastikan menyimpan makanan dengan suhu tepat: kulkas di bawah 5°C dan makanan panas tetap di atas 60°C jika disimpan sebelum disajikan. 

Untuk bahan segar seperti sayur dan telur, cara penyimpanan yang tepat sangat penting untuk menjaga kesegarannya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved