Geger, Istri Bunuh Suami di Jombang Diracun hingga Disiksa, Tipu Muslihat Pelaku Terbongkar

Kasus istri membunuh suami di Jombang, Jawa Timur ini menggegerkan publik. Korban yang merupakan bos mebel diracun dan disiksa hingga tewas membusuk

Editor: Hilda Rubiah
SURYA.co.id/Anggit Pujie Widodo
ISTRI RACUNI SUAMI - Konferensi Pers Kasus Istri Bunuh Suami di Mojoagung, Jombang di Mapolres Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Kamis (26/6/2025). Fauziah (47) istri yang menghabisi nyawa suami sirinya di Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Simak fakta-fakta istri siri siksa dan racun suami di Jombang, Jawa Timur. Fauziah pakai jurus tipu muslihat bohongi karyawan. Jasad suami membusuk.  

Kasatreskrim Polres Jombang AKP Margono Suhendra menjelaskan, pelaku dan korban menikah siri dari tahun 2014.

"Pada tahun 2019,  antara korban dan terlapor sudah mulai ada kerenggangan rumah tangga, yang mana korban sering melakukan kekerasan terhadap terlapor," ucapnya kepada awak media saat konferensi pers di Mapolres Jombang pada Kamis (26/6/2025).

Margono menjelaskan, selama ini Fauziah sudah sangat sabar melayani korban, namun selalu saja menerima KDRT. 

"Sehingga pada saat itu, kejadian 11 Mei 2025 terlapor membeli racun tikus sekaligus membeli potas yang berada di toko pertanian. Dan tanggal 14 Mei 2025 terlapor melancarkan aksinya, meracuni korban," katanya.

4. Tabiat Korban

M (54), warga setempat mengaku kaget dengan keberadaan polisi yang tiba-tiba ramai mendatangi kontrakan yang diketahui milik Ngari.

“Awalnya saya nggak tahu, baru sadar pas lihat polisi ramai. Saya pun belum selesai masak langsung keluar karena penasaran,” ucap M, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian pada Rabu (25/6/2025).

Menurut M, pasangan yang menempati kontrakan tersebut memang tidak menunjukkan gelagat mencurigakan.

Sang suami diketahui memiliki usaha mebel di wilayah Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, dan setiap hari tampak berangkat serta pulang bersama istrinya.

“Sehari-hari mereka seperti pasangan biasa, sering ngobrol juga dengan tetangga. Tidak pernah terdengar cekcok atau keributan apa pun,” lanjutnya.

M juga menjelaskan, sang pria cukup aktif dalam kegiatan masyarakat.

Ia sering mengikuti pengajian dan acara keagamaan, sedangkan sang istri jarang terlihat dalam kegiatan warga.

5. Pengakuan Sahabat

Sahabat korban yang juga warga setempat, Nur Ajemi Prasanto (43), mengaku sempat bertemu dengan Fauziah beberapa waktu lalu sebelum pembunuhan Lukman terungkap. 

Diceritakan Nur Ajemi, Lukman yang memiliki usaha mebel di Desa Catakgayam itu rutin pulang ke rumah kontrakannya di Catakgayam setiap sore bersama Fauziah.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved