Kamis, 28 Mei 2026

Demo di Jawa Barat

Presiden Prabowo Minta Percepat Proses Pemeriksaan Polisi Pelindas Affan

Ia meminta pihak kepolisian untuk mempercepat proses pemeriksaan terhadap para pelaku.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ravianto
dok sekretariat presiden
PRESIDEN - Presiden Prabowo Subianto didampingi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri (kanan) dan Ketua MPR Ahmad Muzani (kiri) saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8/2025). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap tujuh oknum Brimob yang terlibat dalam kasus penabrakan pengemudi ojek online Affan Kurniawan akan dilakukan secara terbuka. 

Presiden Prabowo juga memastikan penanganan kasus terhadap tujuh oknum Brimob yang terlibat dalam penabrakan pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, akan dilakukan secara transparan dan dapat dipantau oleh publik.

Ia meminta pihak kepolisian untuk mempercepat proses pemeriksaan terhadap para pelaku.

OJOL TERLINDAS - Driver ojol Affan terlindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob yang sedang menghalau para pendemo di Jalan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. Tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya ditangkap setelah insiden mobil Rantis menabrak dan melindas driver ojol hingga tewas.
OJOL TERLINDAS - Driver ojol Affan terlindas kendaraan taktis (Rantis) Brimob yang sedang menghalau para pendemo di Jalan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. Tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya ditangkap setelah insiden mobil Rantis menabrak dan melindas driver ojol hingga tewas. (Tribunnews)

“Terhadap petugas yang kemarin melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, saat ini Kepolisian Negara Republik Indonesia telah melakukan proses pemeriksaan."

"Ini saya minta dilakukan dengan cepat dengan transparan dan dapat diikuti secara terbuka oleh publik,” kata Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (31/8/2025).

Prabowo menegaskan negara menghormati kebebasan berpendapat masyarakat, namun aparat keamanan juga wajib menegakkan hukum dan melindungi rakyat.

Ia menekankan aparat yang melanggar aturan harus diproses secara adil.

“Para aparat yang bertugas harus melindungi masyarakat, menjaga fasilitas-fasilitas umum yang dibangun dari uang rakyat."

"Aparat yang bertugas juga harus menegakkan hukum apabila ada pelanggaran-pelanggaran yang mengancam kehidupan masyarakat luas,” ujarnya.

Prabowo juga menyinggung bahwa aksi anarkis yang terjadi dalam unjuk rasa belakangan ini sudah mengarah pada tindakan makar dan terorisme.

Karena itu, ia memerintahkan Polri dan TNI bersikap tegas terhadap segala bentuk perusakan maupun penjarahan.

“Kepada pihak kepolisian dan TNI saya perintahkan untuk mengambil tindakan yang setegas-tegasnya terhadap segala macam bentuk pengrusakan fasilitas umum, penjarahan terhadap rumah individu ataupun tempat-tempat umum atau sentra-sentra ekonomi, sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Di sisi lain, Prabowo memastikan aspirasi murni masyarakat yang disampaikan secara damai tetap akan difasilitasi pemerintah.

Ia meminta masyarakat percaya bahwa pemerintah terbuka terhadap kritik dan koreksi.

“Silahkan sampaikan aspirasi yang murni dan tuntutan yang baik dan dengan damai. Kami pastikan akan didengar, akan dicatat dan akan kita tindaklanjuti,” ucapnya.

Dalam pernyataannya, Prabowo hadir didampingi Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI Sultan Najamuddin, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Ibas Yudhoyono, Ketua Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.(*)

Igman Ibrahim/Tribunnews

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved