Jumat, 24 April 2026

Polisi dan TNI Tangkap Tikus di Indramayu, Gelar Gropyokan bersama Petani

Mereka melakukan gropyokan tikus, cara ini menjadi cara tradisional yang sudah menjadi tradisi yang dilakukan para petani dalam mengendalikan tikus.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Tribuncirebon.com / Handhika Rahman
Polisi dan TNI bantu penanganan hama tikus di Desa Margamulya, Kecamatan Bongas, Indramayu. 

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Upaya pengendalian hama tikus dilakukan di Desa Margamulya, Kecamatan Bongas, Indramayu.

Para petani hingga aparat pemerintah desa dan TNI-Polri bergotong-royong membasmi serangan hewan pengerat tersebut untuk melindungi areal pesawahan petani.

Mereka melakukan gropyokan tikus, cara ini menjadi cara tradisional yang sudah menjadi tradisi yang dilakukan para petani dalam mengendalikan tikus.

Kapolres Indramayu, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Bongas IPTU Maryudi mengatakan, pihaknya mendukung kegiatan tersebut.

Gropyokan tikus menjadi cara efektif yang lebih aman dan ramah lingkungan untuk membasmi serangan tikus, dibanding menggunakan jebakan listrik yang memiliki risiko tinggi. 

“Kita dukung cara pembasmian hama secara alamiah, karena kita ketahui bersama sudah banyak sekali korban yang meninggal karena jebakan tikus menggunakan listrik,” ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (7/8/2024).

Tak hanya itu, lanjut Maryudi, kegiatan ini sekaligus bentuk tindak lanjut dari arahan Kapolri agar Polri selalu hadir membantu persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca juga: Cara Unik Petani Indramayu Berantas Tikus, Menggunakan Burung Hantu, Terasi, sampai Getah Kamboja

“Jadi kegiatan ini merupakan wujud pendampingan Polri kepada para petani dalam menanggulangi hama tikus. Dengan harapan menjadikan suntikan semangat bagi para petani demi meningkatkan kuantitas dan mutu hasil panen padi di wilayah Kabupaten Indramayu,” ujar dia.

Maryudi berharap, lewat gropyokan ini, hama tikus yang meresahkan petani bisa diatasi dan tidak lagi mengganggu tanaman padi petani.

Mengingat, populasi tikus menjelang musim tanam saat ini diketahui melonjak drastis. Perlu upaya pengendalian, minimalnya agar populasi tikus-tikus tersebut dapat berkurang dan meminimalisir kerugian petani. 

“Harapan kami dengan dukungan dari TNI - Polri dan seluruh elemen petani kegiatan ini tidak hanya dilakukan sekali dua kali saja akan tetapi terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga hama tikus semakin berkurang dan tidak merusak tanaman yang ditanam oleh petani,” ujar dia.

(Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman)

 

 

 


 Caption: Polisi saat ikut kegiatan gropyokan tikus di areal sawah di Desa Margamulya, Kecamatan Bongas, Indramayu, Rabu (7/8/2024)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved