Kepulangan Jemaah Haji di Cianjur Diwarnai Aksi Pencopetan, Dompet Jemaah dan Ponsel Penjemput Raib

Tak hanya jemaah haji, seorang warga yang hendak menjemput pun mengaku kehilangan telepon genggam.

Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Kemal Setia Permana
Fauzi Noviandi / Tribunjabar
Suasana kepulangan jemaah haji di Kantor Kemenag Cianjur, Selasa (25/6/2024). 

Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi.

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Ratusan jemaah haji yang tergabung dalam Kloter JKS 007 tiba di halaman Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur, Selasa (25/6/2024).

Namun sayang, suasana riuh haru penuh kebahagiaan para jemaah haji dengan keluarga yang sudah menunggu untuk menjemput mereka, diwarnai aksi tak terpuji yaitu pencopetan.

Akibatnya dompet milik seorang jemaah haji yang berisi sejumlah uang serta surat-surat penting lainya raib.

Tak hanya jemaah haji, seorang warga yang hendak menjemput pun mengaku kehilangan telepon genggam.

Aksi pencopetan berawal ketika enam bus yang ditumpangi ratusan jemaah haji tiba dan parkir di Halaman Kemenag Cianjur di Jalan Raya Bandung, Desa Bojong, Kecamatan Cianjur.

Dalam menjalankan aksinya pencopet memanfaatkan situasi berdesak-desakan ketika jemaah haji turun dari bus dan dijemput keluarganya.

Baca juga: Bey Machmudin Wanti-wanti ASN yang Mau Nyalon Pilkada: Mundur 40 Hari Sebelum Daftar

"Pas turun dari bus kondisinya sudah berdesak-desakan, dan saya berjalan mengikuti suami sambil membawa tas selempang. Tapi tas yang awalnya ada di depan tiba-tiba ada di belakang dengan kondisi sudah terbuka," kata Ela Nurlaela (41) jemaah haji asal Desa Cipenyeum, Kecamatan Haurwangi pada wartawan.

Saat diperiksa, dompet yang asalnya berada didalam tas sudah tidak ada. 

"Tangan pencopet sempat terlihat sedang memasukkan tanganya, tapi tak ketahuan bawa dompet. Ciri-ciri copetnya perempuan pake rok dan berkerudung berwarna ungu," katanya.

Sementara itu, Kasi Haji Kemenag Kabupaten Cianjur, Rian Fauzi, mengatakan dirinya belum mengetahui adanya jemaah yang mengalami kecopetan saat turun dari bus.

"Kami seluruh panitia jemaah haji di daerah, sudah berupaya semaksimal mungkin berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk kelancaran, ketertiban dan keamanan kepulangan jemaah haji," ucapnya.

Baca juga: Viral Pencuri Motor Tertangkap Warga di Cangkuang, Dihajar Hingga Babak Belur dan Nyaris Tewas

Rian mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan sejumlah petugas keamanan dari berbagai intansi seperti dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. 

Rian mengaku tak bisa mengontrol orang-orang yang masuk ke area kepulangan jemaah haji.

Namun dengan peristiwa ini, pihaknya berjanji akan memperketat dan mengevaluasi dengan pihak terkait pada kepulangan jemaah haji selanjutnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved