Siswi SMK Korban Penganiayaan

Penganiaya Siswi SMK di Rancah Ciamis Ternyata Menyusul ke Klinik Korban Dirawat, Ini yang Dilakukan

Korban yang berinisial NI, 16 tahun memang langsung mendapat perawatan di Klinik Purwa Cisontrol Rancah setelah ditolong warga.

Penulis: Andri M Dani | Editor: Ravianto
Istimewa/warganet
Ni (16) siswi kelas X jurusan akutansi SMKN 1 Rancah korban penganiayaan yang menyebabkan leher korban kena sayatan senjata tajam berupa pisau dapur. Korban kini dirawat di Klinik Purwa Cisontrol Rancah (foto/Istimewa/warganet) 

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Mala, gadis 19 tahun yang melukai leher siswi SMKN Rancah ternyata sempat menyusul korban ke klinik.

Korban yang berinisial NI, 16 tahun memang langsung mendapat perawatan di Klinik Purwa Cisontrol Rancah setelah ditolong warga.

Mala diketahui datang ke klinik saat NI sedang dirawat. 

NI sendiri mendapat luka mengkhawatirkan akibat aksi Mala.

Dia harus mendapatkan 18 jahitan dalam dan 15 jahitan luar di bagian lehernya.

Beruntung nyawanya bisa diselamatkan.

Polisi memperlihatkan barang bukti penganiayaan pada siswi SMKN 1 Rancah di Mapolres Ciamis  Selasa (20/6) siang.
Polisi memperlihatkan barang bukti penganiayaan pada siswi SMKN 1 Rancah di Mapolres Ciamis Selasa (20/6) siang. (andri m dan/tribun jabar)

Saat ada di klinik itulah Mala ditangkap polisi.

Kronologi

NI (16) warga Dusun Mekarmulya, Desa Kaso Tambaksari, Kabupaten Ciamis, siswi SMKN Rancah menjadi korban penganiayaan berat yang oleh NKD alias Mala (19).

Baca juga: BREAKING NEWS Penyabet Leher Siswi SMK 1 Rancah Ciamis Sudah Ditangkap, Ternyata Perempuan Bandung

Leher siswi kelas X Akutansi SMKN Rancah tersebut disayat menggunakan pisau dapur oleh pelaku.

Korban luput dari maut dan kini dirawat di Klinik Purwa Cisontrol Rancah dengan 18 jahitan dalam dan 15 jahitan luar di leher korban.

Tragedi di pagi hari Senin (19/6/2023) tersebut diduga berlatar belakang cemburu atau kisah cinta segitiga.

Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, Selasa (20/6) siang, mengungkap kronologi kejadian yang menimpa siswi SMKN Rancah tersebut.

Senin (19/6), pukul 08.30 pagi korban berangkat dari rumah di Desa Kaso Tambaksari (desa perbatasan dengan Dayeuh Luhur Cilacap Jateng) tersebut dengan sepeda motor menuju sekolahnya di SMKN Rancah di Desa Cileungsir Rancah.

Namun di perjalan menuju sekolah tersebut, korban dibuntuti oleh pelaku yang juga menggunakan sepeda motor.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved