Siswi SMK Korban Penganiayaan
Kilas Balik Kasus Siswi SMKN 1 Rancah Ciamis Korban Penganiayaan Berat, Korban Sudah Pulang dari RS
Pasien atas nama Ni, diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah semakin membaik dan selanjutnya bisa berobat jalan
Penulis: Andri M Dani | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Setelah sempat dirawat selama 5 hari di Klinik Purwa Sehat Cisontrol Rancah, akhirnya Ni (16) –siswi SMKN 1 Rancah korban penganiayaan berat yang dilakukan NKD (19) sudah diperbolehkan pulang ke rumah.
Ni pulang ke rumahnya di Dusun Mekarjaya Desa Kaso Tambaksari dengan mobil pribadi dari Klinik Purwa Sehat Cisontril Jumat (23/6) pukul 21.00 malam lalu.
“Pulangnya Jumat (23/6) malam lalu, sekitar jam 21.00. Tidak diantar pakai ambulans. Tapi pasien dijemput pakai mobil keluarga,” ujar Otong, petugas Klinik Purwa Sehat Cisontrol kepada Tribun Minggu (25/6).
Pasien atas nama Ni, diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah semakin membaik dan selanjutnya bisa berobat jalan serta kontrol dalam waktu yang sudah dijadwalkan.
Ni (16), bungsu dari 3 bersaudara, anak dari pasangan suami-istri Anang dan Ny Yayah tersebut sempat dirawat di Klinik Purwa Sehat Cisontrol Rancah karena mengalami 3 sayatan di leher akibat penganiayaan berat yang dilakukan NKD alias Mala (19) di jalan kampung di Leuweunggede Blok Cibodas Dusun Harjamukti Rt 04 RW 05 Desa Cisontrol Rancah, Senin (19/6) pukul 09.00.
Waktu kejadian korban sedang dalam perjalanan dari rumahnya di Desa Kaso Tambaksari menuju sekolahnya di SMKN 1 Rancah di Desa Cileungsir Rancah dengan menggunakan sepeda motor.

Namun di lokasi kejadian, korban dipepet dan dihentikan oleh pelaku NKD yang sudah membuntutinya juga mengendarai sepeda motor.
Setelah korban berhenti, pelaku sempat berbicara dengan korban sebentar. Kemudian pelaku duduk di jok motor di bekalang korban.
Dengan dalih ada ulat di kerah baju seragam korban, seperti yang sudah direncanakan NKD menyingkap kerudung yang menutup leher korban.
Baca juga: Mala Tersangka Penganiayaan Berat pada Siswi SMKN 1 Rancah Sudah Diamankan, Korban Masih Dirawat
Kemudian pelaku menghunus pisau dapur yang sudah disiapkan ke leher korban dari arah belakang. Tiga kali sayatan membuat leher korban tergorok dengan luka sayatan yang menganga.
Akibat kejadian tersebut korban jatuh tersungkur ke sisi jalan yang tidak jauh dari Masjid Al Barokah Kampung Cibodas. Korban sempat berteriak minta tolong, sehingga warga berdatangan ke lokasi kejadian.
Sementara pelaku kabur dengan menggunakan sepeda motor, tapi sempat membuang pisau dapur di lokasi kejadian.
Oleh warga Ni yang tergeletak berlumuran darah dari arah leher, dengan cepat dibawa ke Klinik Purwa Sehat Cisontrol (sekitar 2,5 km dari lokasi kejadian). Dan nyawa Ni pun terselamatkan.
Di ruang UGD Klinik Purwa Sehat Cisontrol, Ni yang mengalami luka sayatan sepanjag 15 cm sampai 20 cm mendapat 37 jahitan yakni 19 jahitan dalam dan 18 jahitan luar.
Setelah ditangani di ruang UGD, kemudian Ni menjalani rawat inap di Kamar Dahlia ruang rawat inap Klinik Purwa Sehat.
Kabar Terbaru Siswi SMKN 1 Rancah Ciamis yang Alami Penganiayaan Berat, Tadi Pagi Masuk Sekolah |
![]() |
---|
Siswi SMKN di Ciamis Korban Penganiayaan Sadis dengan Luka di Leher, Kini Penglihatannya Terganggu |
![]() |
---|
Begini Kondisi Terkini Siswi SMKN di Ciamis Korban Penganiayaan, Masih Dirawat di Klinik |
![]() |
---|
Mala Tersangka Penganiayaan Berat pada Siswi SMKN 1 Rancah Sudah Diamankan, Korban Masih Dirawat |
![]() |
---|
Petugas Medis Klinik Purwa Tak Tahu Kalau Mala adalah Penganiaya Siswi SMK di Ciamis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.