Siswi SMK Korban Penganiayaan
Begini Kondisi Terkini Siswi SMKN di Ciamis Korban Penganiayaan, Masih Dirawat di Klinik
Sampai hari ke-4 dirawat di Klinik Purwa Sehat Cisontrol Rancah, Kamis (22/6/2023), kondisi Ni (16) semakin membaik.
Penulis: Andri M Dani | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan TribunJabar.Id, Andri M Dani
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Sampai hari ke-4 dirawat di Klinik Purwa Sehat Cisontrol Rancah, Kamis (22/6/2023), kondisi Ni (16) semakin membaik.
Siswi SMKN 1 Rancah korban penganiyaan berat yang dilakukan NKD, gadis cantik yang beralamat di Cangkuang Wetan Dayeuhkolot Bandung tersebut sampai Kamis (22/6) sore masih dirawat di klinik kesehatan yang berlokasi tak jauh dari Balai Desa Cisontrol Rancah tersebut.
“Kondisi pasien sudah semakin membaik. Atas permintaan keluarga sampai sore ini pasien (Ni) masih dirawat. Kata keluarga masih paur (khawatir) kalau perawatan lukanya di rumah mah,” ujar Fitri, kepala perawat Klinik Purwa Sehat Cisontrol Rancah ketika dihubungi Tribun Kamis (22/6).
Baca juga: Kondisi Terkini Siswi SMK di Ciamis yang Lehernya Disabet Pisau, Mulai Membaik, Sudah Latihan Duduk
Ni (16), siswi kelas X Akutansi SMKN 1 Rancah tersebut masuk Klinik Purwa Sehat Cisontrol Senin (19/6) pukul 09.30 siang dalam kondisi mengenaskan.
Pakaian seragam sekolah yang dipakainya berlumuran darah. Darah yang mengalir dari lehernya yang mengalami luka sayat yang menganga.
Setengah jam sebelumnya, Senin (19/6) pukul 09.00, Ni mengalami peristiwa berdarah. Anak bungsu dari tiga bersaudara warga Dusun Mekarjaya Desa Kaso Tambaksari tersebut digorok oleh gadis cantik berinisial NKD (19), menggunakan pisau dapur.
Motifnya menurut Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro karena cemburu, yang berlatar belakang soal asmara cinta segitiga.
Akibat kejadian tersebut, korban Ni yang tergeletak di sisi jalan kampung di Leuweung gede Blok Cibodas Dusun Harjamukti Desa Cisontrol dibantu warga yang berdatangan ke lokasi setelah mendengar teriakan Ni yang minta tolong.
Warga dengan cepat membawa korban ke Klinik Purwa Sehat yang berlokasi sekitar 2,5 km dari lokasi kejadian dengan menggunakan mobil pribadi. Nyawa Ni pun terselamatkan.
Ni yang mengalami luka sayat sepanjang 15 cm sampai 20 cm dengan kedalaman 5 cm mendapat 37 jahitan yakni 19 jahitan dalam dan 18 jahitan luar. Korban dirawat di Kamar Dahlia ruang rawat inap Klinik Purwa Sehat Cisontrol tersebut.
Sampai Kamis (22/6) sore, hari ke-4 dirawat di Klinik Purwa Sehat kondisi Ni semakin membaik. Bekas luka jahitan di leher sudah mulai mengering dan bersih.
Baca juga: Siswi SMK di Ciamis Alami Luka Sayat di Leher, Wagub Jabar Minta Semua Pihak Tingkatkan Waskat
Pasien tidak lagi belajar miring kiri miring kanan.
“Tapi sudah belajar bangun dan jalan-jalan. Sementara asupan, masih yang lembek-lembek berupa bubur atau nasi lembek. Belum makan seperti biasa,” jelas Fitri.
Rasa sakit dan perih di bekas luka di leher pasien menurut Fitri sudah mulai berkurang.
“Ngilu-ngilu masih ada. Ya wajar, kan banyak jahitannya di leher,” katanya.
Sejak Ni dirawat di Klinik Purwa Sehat tersebut katanya setiap hari ada saja rekan-rekan korban yang datang besuk ke klinik.
Terutama rekan-rekan dari sekolah korban di SMKN 1 Rancah.
“Tiap hari banyak anak-anak sekolah yang nengok, besuk,” imbuhnya.
Baca juga: Kronologi Leher Siswi SMK di Ciamis Disabet Pisau, Pura-pura Ada Ulat,Pelaku Langsung Sabetkan Pisau
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Wakil-Gubernur-Wagub-Jawa-Barat-Uu-Ruzhanul-Ulum-menjenguk-Siswi-SMKN-1-Ciamis.jpg)