Update Kasus Riki Sumedang, Polisi Buru Mobil Grand Max Bertuliskan ODGJ
Pria berkebutuhan khusus itu diduga sengaja dibuang di kawasan Dano, Sumedang Utara
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang masih terus melakukan penyelidikan kasus kematian Riki Nugraha (35), penghuni panti milik Yayasan Abadi Bina Mentari di Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang.
Pria berkebutuhan khusus itu diduga sengaja dibuang di kawasan Dano, Sumedang Utara, hingga akhirnya meninggal beberapa hari kemudian.
Pihak yayasan menyebut, Riki tidak dibuang, melainkan kabur dari Panti.
Dugaan bahwa Riki sengaja dibuang merebak menyusul pengakuan saksi mata yang mengaku sempat melihat Riki diturunkan seseorang dari mobil Daihatsu Grand Max bertuliskan ODGJ, Selasa (28/3) malam di dekat jembatan Dano.
Namun, saksi mengaku tak tahu siapa yang menurunkan Riki dari mobil.
Begitu pula alasan orang tersebut menurunkan Riki di sana.

Kasat Reskrim Polres Sumedang, Iptu Maulana Yusuf, mengatakan sejauh ini polisi masih mengumpulkan bukti-bukti sekaligus menyisir keterangan dari saksi di lapangan.
"Kami juga tengah memburu mobil yang [oleh saksi mana] diduga digunakan [untuk membuang Riki]," kata Maulana, Selasa (11/4).
Namun, Maulana masih belum bersedia mengungkap sejauh mana hasil penelusuran tersebut secara lebih detail.
Riki ditemukan meninggal di rumah kosong di kawasan Dano, Senin (3/4) dini hari oleh warga setempat yang saat itu hendak memberinya makan.
Riki dibawa ke panti oleh para tetangganya di Puskopad, Desa Gunung Manik, Kecamatan Tanjungsari, tiga bulan lalu setelah neneknya meninggal dunia.
Warga di Puskopad bahkan iuran untuk membayar biaya bulanan perawatan Riki di panti.
Pada bulan pertama dan kedua warga membayar Tp 1 juta setiap bulannya.
Namun, pada bulan ketiga naik menjadi Rp 1,5 juta.
Ketua Yayasan Abadi Bina Mentari, Dera Renda Nurherdarsyah, mengatakan Riki kabur dari panti yang mereka kelola bersama seorang penghuni panti lainnya yang berasal dari Subang.
Riki Nugraha
Yayasan Abadi Bina Mentari
Polres Sumedang
Kecamatan Darmaraja
berkebutuhan khusus
Grand Max
Yuyun Tak Bisa Selamatkan Diri, Meninggal pada Kebakaran Saung di Rancakalong Sumedang |
![]() |
---|
2 Preman Kampung Ngamuk Ancam Bunuh Petugas Jalan PLTA Jatigede Sumedang, Ujungnya Nunduk Diborgol |
![]() |
---|
Dukun Pengganda Uang Bertato Mata di Kening Diamankan Polisi Sumedang |
![]() |
---|
Wanita Pembawa Jasad Bayi di Sumedang Ternyata Sudah 8 Bulan Minggat dari Rumah, Polisi Ungkap Fakta |
![]() |
---|
Polisi Belum Bisa Periksa Perempuan yang Melahirkan di WC Masjid di Sumedang, Masih Dirawat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.