Janda Tua di Subang Hidup Sebatang Kara Tinggal di Gubuk Mirip Kandang Ayam, AKBP Sumarni Akan Bantu

Mendengar gubuknya mau di perbaiki oleh Kapolres Subang, Narcem pun langsung menangis bahagia dan langsung memeluk AKBP Sumarni.

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Ravianto
ahya nurdin/tribun jabar
Kapolres Subang AKBP Sumarni bersama Muspika Tambakdahan saat mengunjungi gubuk yang ditinggali Mak Narcem, Rabu(18/1/2023) / Tribunjabar.id / Ahya Nurdin 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Miris benar melihat nasib Narcem(65) janda tua tersebut hidup sebatang kara di rumah yang tidak layak huni atau gubuk yang mirip kandang ayam.

Narcem merupakan warga Dusun Mekarsari Desa Tambakdahan Kecamatan Tambakdahan Kabupaten Subang tersebut, sudah bertahun-tahun tinggal di gubuk berukuran sekitar 4x5 meter.

Kondisi rumah Mak Narcem di dalamnya terlihat sangat sempit dan acak-acakan tak karuan, bahkan di kala hujan jadi bocor, becek karena hanya beralaskan tanah.

Kondisi gubuk yang ditinggali Narcem yang sempit dan acak-acakan tak karuan tersebut, membuat Narcem tak bisa tidur di dalam gubuk melainkan di luar.

"Ya...kondisinya seperti ini, gubuk yang saya tinggali. Selama ini saya tidur di luar gubuk dan hanya menggunakan dipan atau tempat tidur dari kayu tanpa kasur dan hanya di ampari tikar,"ujar Narcem

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari nya,Narcem mengaku kerja serabutan.

" Kerja apa adanya serabutan, selain itu juga kalau makan suka dikasih juga oleh tetangga," katanya

Narcem berharap ada dermawan yang sudi untuk membangunkan rumah yang lebih layak huni untuk tempat tinggal saya.

" Semoga saja suatu saat nanti ada dermawan yang mau merehab gubuk yang saya tempati ini menjadi rumah yang layak huni dan tidak kebocoran saat hujan,"ucapnya.

Melihat kodisi Mak Narcem yang hidup sebatang kara di sebuah gubuk yang mirip kandang ayam, Kapolres Subang AKBP Sumarni kembali tersentuh hatinya untuk membantu janda tua tersebut agar bisa menikmati masa tuanya di tempat tinggal yang layak huni.

" Tadi kita liat langsung kondisi tempat tinggal Mak Narcem, dan kita sangat prihatin sekali melihat kondisi Mak Narcem, yang tinggal di gubuk yang sangat sempit dan acak-acakan. Bahkan Mak Narcem pun harus tidur di luar menggunakan Dipan kayu," ujar Kapolres Subang AKBP Sumarni, Rabu(18/1/2023)

Menurut Sumarni, tempat tinggal Mak Narcem ini sangat-sangat tak layak huni dan harus segera di perbaiki dengan cara bergotong-royong agar Mak Narcem bisa tinggal ditempat yang layak huni.

"Insya allah dalam waktu dekat gubuk yang ditinggali Mak Narcem tersebut, akan  kita renovasi supaya lebih layak huni, sehingga Narcem bisa tinggal tanpa rasa khawatir runtuh saat dan hujan maupun angin kencang," ucap AKBP Sumarni.

Menurutnya, bedah rutilahu milik Narcem tentunya dibantu oleh donatur, camat, kepala desa dan masyarakat dengan cara gotong royong untuk mewujudkan tempat tinggal yang lebih layak untuk Narcem.

"Ini bentuk kepedulian dari jajaran Polres Subang berkolaborasi dengan para donatur yang membantu masyarakat sekitar di wilayah Subang, sehingga masyarakat yang butuh bantuan terselesaikan," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved