Breaking News:

IRT Residivis Diringkus Polisi, Edarkan Narkoba di Garut Selatan, Targetnya Penggembala Ternak

Satuan Reserse Narkoba Polres Garut menangkap empat pengedar narkoba yang beroperasi di wilayah selatan Kabupaten Garut.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Giri
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Empat tersangka penyalahgunaan narkoba asal wilayah selatan Kabupaten Garut diringkus Tim Sancang Polres Garut. Para tersangka dihadirkan dalam gelar perkara kasus tersebut di Mapolres Garut, Selasa (8/11/2022).  

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Satuan Reserse Narkoba Polres Garut menangkap empat pengedar narkoba yang beroperasi di wilayah selatan Kabupaten Garut.

Empat orang tersebut berinisial MFN (24), SS (23), IR (27), dan seorang ibu rumah tangga M (46).

M diketahui merupakan seorang residivis asal Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, mengatakan, keempat tersangka diringkus setelah ada laporan langsung dari masyarakat melalui program Taros Kapolres Garut.

Menurutnya, para tokoh dan pemuka agama di wilayah selatan Kabupaten Garut merasa khawatir dengan peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang.

"Kemudian Tim Sancang melakukan penyelidikan khusus dari aduan tersebut yang akhirnya kami telah berhasil menangkap empat orang tersangka, pengedar dan penjual, termasuk pemakai," ujar Wirdhanto kepada awak media saat gelar perkara di Mapolres Garut, Selasa (8/11/2022) sore.

Baca juga: Tebing Setinggi 50 Meter Longsor di Caringin Garut, Nyaris Timbun Satu Rumah

Ia menuturkan, satu pelaku yang berinisial SS (23) merupakan sopir angkutan umum jurusan Garut Kota-Pameungpeuk.

Tersangka SS, menurutnya, menyebarkan obat-obatan terlarang kepada sesama sopir angkutan umum.

"Ini tentunya menjadi perhatian bagi kami. Pertama akan mudah ada konflik antar-sesama sopir dan tentunya terkait keselamatan para penumpang," ucapnya.

Pelaku lain, M (46) seorang ibu rumah tangga, dan IR (27) yang merupakan sekuriti di kantor di wilayah Pameungpeuk.

M juga diketahui merupakan seorang residivis asal Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Baca juga: Sat Narkoba Polres Pangandaran Sebar Nomor Pengaduan, Masyarakat Diharapkan Melapor

"Yang jadi perhatian kami adalah bahwa target dari M dan IR ini itu mengedarkan kepada komunitas nelayan, pekerja perkebunan, penggembala ternak dan anak-anak muda," ucap Wirdhanto.

Dia menjelaskan, barang-barang terlarang itu dibeli oleh tersangka secara online.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved