Disebut ada Aliran Uang ke Kasino, Ini Harta Fantastis Gubernur Papua Lukas Enembe, Ada Tambang Emas

Selain dugaan aliran dana untuk bermain kasino, PPATK juga menemukan adanya setoran tunai senilai Rp 550 juta untuk pembelian jam tangan mewah.

TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Stefanus Roy Rening SH, Pengacara Pemprov Papua, Senin (11/2/2019). Stefanus Roy Rening yang saat ini menjadi Kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe memberi tanggapan soal temuan PPATK yang menyebut Lukas Enembe melakukan setoran ratusan miliar untuk kasino judi. TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Gubernur Papua Lukas Enembe kini terus menjadi sorotan setelah ada temuan setoran uang senilai Rp 560 miliar dari Lukas Enembe pada kasino di Singapura.

Kuasa hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening, sendiri membenarkan Gubernur Papua tersebut bermain di kasino, namun pihaknya membantah aliran dana berjumlah fantastis tersebut.

Dirinya menganggap temuan tersebut tak realistis.

Baca juga: Akui Lukas Enembe Gemar Judi, Pengacara Sebut Tak Pakai Uang Negara untuk Berjudi

"Iya (ke kasino), untuk refreshing. Tidak realistis, hoaks. Beliau (Lukas Enembe) langsung menelepon saya, 'tolong sampaikan itu tidak benar, dari mana uang daerah keluar Rp 560 miliar," katanya dalam prograM Rosi yang tayang di KompasTV, Sabtu (24/9/2022).

"Kalau ada uang Rp 560 miliar dibawa lari, itu artinya harusnya proyek-proyek APBD tidak berjalan di Papua. Adakah proyek di Papua yang mangkrak? adakah kegiatan proyek yang sudah diprogramkan oleh DPR tidak jalan?" imbuhnya.

Selain dugaan aliran dana untuk bermain kasino, PPATK juga menemukan adanya setoran tunai senilai Rp 550 juta untuk pembelian jam tangan mewah.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi sebesar Rp 1 miliar.

Saat ini, PPATK telah melakukan pemblokiran rekening milik Lukas Enembe yang di dalamnya terdapat saldo RpV71 miliar.

Menilik gaya hidup Lukas Enembe berdasarkan temuan PPATK, hal tersebut tak mengherankan lantaran Gubernur Papua dua periode ini memiliki jumlah harta fantastis.

Kendati demikian, nilai temuan-temuan yang disampaikan KPK, hampir 17 kali lebih banyak dibandingkan jumlah harta Lukas Enembe yang tercantum di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Baca juga: Dokter Pribadi Sebut Lukas Enembe Stroke, Tak Bisa Bicara Sejak 2015, Minta Diizinkan Berobat ke LN

Menurut LHKPN, Lukas Enembe memiliki total harta Rp 33.784.396.870.

Jumlah itu menjadikannya gubernur terkaya keenam se-Indonesia.

Dari total tersebut, Lukas Enembe tercatat tidak memiliki utang sama sekali alias merupakan total bersih.

Ia mempunyai enam bidang tanah yang semuanya terletak di Jayapura.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved