RUU Sisdiknas Tak Cantumkan Tunjangan Profesi Guru, Berapa Besaran TPG Saat Ini untuk PNS & Non-PNS?

RUU Sisdiknas tidak mencantumkan Tunjangan Profesi Guru, lantas berapa TPG yang saat ini didapatkan oleh para pendidik? Ini rinciannya.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Canva
Ilustrasi - RUU Sisdiknas tidak mencantumkan Tunjangan Profesi Guru, rincian TPG yang saat ini didapatkan oleh para pendidik. 

TRIBUNJABAR.ID - Rancangan Undang-Undang sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) tidak mencantumkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), lantas berapa TPG yang saat ini didapatkan oleh pendidik?

RUU Sisdiknas menuai kontroversi terkait tidak adanya Tunjangan Profesi Guru dalam pasal terkait hak guru dan dosen.

Sebagai informasi, pemerintah resmi mengusulkan RUU Sisdiknas ke dalam legislasi nasional (prolegnas) prioritas di Badan Lesgilasi DPR RI sejak 24 Agustus 2022.

Nantinya, RUU Sisdiknas akan mengintegrasikan dan mencabut tiga Undang-Undang (UU) terkait pendidikan.

Ketiga UU itu adalah Undang-Undang Nomor 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

Bagi pendidik yang telah mendapatkan Tunjangan Profesi Guru sebelumnya masih bisa mendapatkan haknya namun hanya jika memenuhi persyaratan.

Hal itu tercantum pada Pasal 145 RUU Sisdiknas yang berbunyi:

Baca juga: Tunjangan Guru Dihapus di RUU Sisdiknas, PGRI Bandung Nilai Tergesa-gesa dan Tak Punya Roadmap

(1) Setiap guru dan dosen yang telah menerima tunjangan profesi, tunjangan khusus, dan/atau tunjangan kehormatan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen sebelum Undang-Undang ini diundangkan, tetap menerima tunjangan tersebut sepanjang masih memenuhi persyaratan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

(2) Setiap guru dan dosen selain guru dan dosen sebagaimana dimaksud pada ayat (1) menerima besaran penghasilan/pengupahan paling sedikit sama dengan penghasilan/pengupahan yang diterima saat Undang-Undang ini diundangkan sepanjang masih memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Terkait kabar yang beredar tentang tidak adanya Tunjangan Profesi Guru dalam RUU Sisdiknas, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Iwan Syahril mengatakan, Kemendikbud Ristek tetap memperjuangkan kesejahteraan para pendidik di Indonesia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved