DKPPP Kota Cirebon Berhasil Kembangkan Sapi Belgian Blue, Ras Baru di Indonesia, Lahir Dua Anak Sapi

Belum lama ini terdapat dua ekor sapi Belgian Blue yang lahir di salah satu peternakan di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kepala DKPPP Kota Cirebon, Yati Rohayati. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Cirebon berhasil mengembangkan Sapi Belgian Blue.

Kepala DKPP Kota Cirebon, Yati Rohayati, mengatakan, sapi tersebut merupakan ras baru di Indonesia dan tengah dikembangkan juga oleh Kementerian Pertanian RI.

Menurut dia, belum lama ini terdapat dua ekor Sapi Belgian Blue yang lahir di salah satu peternakan di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, dari proses inseminasi buatan.

Baca juga: Polemik Perampasan Sapi di Sumedang, Dinas Peternakan Sudah Kembalikan ke Peternak di Cilopang

"Sapi ini milik peternak binaan DKPPP Kota Cirebon," ujar Yati Rohayati saat ditemui di DKPPP Kota Cirebon, Jalan Kalijaga, Kota Cirebon, Senin (29/8/2022).

Ia mengatakan, pengembangan sapi jenis baru tersebut sebagai upaya dalam meningkatkan produksi daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Jenis sapi potong dari Belgia itu dinilai dapat meningkatkan produksi daging sapi di Kota Cirebon melalui peningkatan mutu genetik ternak.

Selain itu, sapi Belgian Blue merupakan salah satu ras terbaik di Eropa dari bangsa Boss Taurus dan jenis tersebut keturunan baru yang masuk ke Indonesia.

"Dua ekor pedet (anak sapi) yang baru lahir di Kota Cirebon merupakan hasil inseminasi buatan atau kawin suntik," kata Yati Rohayati.

Baca juga: Vaksin PMK di Bandung Diprioritaskan untuk Sapi Perah atau Indukan

Ia berharap, berhasilnya pengembangan sapi Belgian Blue tersebut dapat meningkatkan jumlah produksi dan kualitas daging di Kota Udang.

Yati menyampaikan, saat ini terdapat dua ekor induk sapi lainnya yang menjadi bagian dari pengembangan DKPPP Kota Cirebon tengah hamil.

"Diperkirakan, akan melahirkan anakan sapi dalam waktu dekat. Kami berharap, ini akan berhasil lagi dan pedet yang lahir kondisinya sehat," ujar Yati Rohayati.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved