Kabar Gembira untuk Nakes di Garut, Bupati dan DPRD Setuju Kuota Pengajuan P3K Ditambah

Bupati Garut menyetujui penambahan pengajuan kuota untuk P3K tenaga kesehatan.

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
Ribuan tenaga kesehatan di Kabupaten Garut kembali berunjuk rasa di halaman Gedung DPRD Garut untuk meminta penambahan kuota P3K, Senin (4/7/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Ribuan tenaga kesehatan (nakes) berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Garut, Senin  (4/7/2022).

Mereka meminta agar bupati Garut menambah kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja  (P3K) untuk tenaga kesehatan, medis maupun non-medis.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan pihaknya sudah mendengar keluh kesah ribuan nakes tersebut, lalu berkomitmen untuk memberikan perlindungan kepada mereka.

"Mereka itu meminta keadilan ke pemerintah pusat, kami akan menambah kuota dari yang tadinya seratus, tapi dengan 'perlindungan'," ujarnya kepada Tribunjabar.id.

Ia menuturkan tanpa perlindungan, penambahan kuota akan sia-sia karena yang akan mendapatkannya bisa saja orang lain.

Maka pihaknya berkomitmen dengan 50 anggota DPRD Kabupaten Garut untuk bersama memperjuangkan penambahan kuota P3K bagi nakes medis dan non-medis.

"Kami berkomitmen bersama 50 anggota DPRD Garut untuk memberikan perlindungan kepada para nakes tersebut," ucap Rudy Gunawan.

Ia menjelaskan selama ini nakes yang bekerja di layanan-layanan kesehatan seperti puskesmas dibayar oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Kondisi tersebut yang membuat ribuan nakes itu menjerit meminta upah yang layak sesuai pengabdian mereka terhadap negara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved