Siaga Hadapi Tsunami dan Megathrust di Garut Selatan, Komunitas Kebencanaan Olah Skill Rescue
Puluhan Komunitas di Garut ikuti keterampilan pertolongan pertama dan rescue dalam hadapi potensi ancaman tsunami dan megathrust.
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Kemal Setia Permana
TRIBUNJABAR.ID, GARUT – Puluhan komunitas kebencanaan di wilayah selatan Kabupaten Garut berkumpul untuk meningkatkan keterampilan pertolongan pertama dan teknik penyelamatan (rescue) dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya ancaman tsunami akibat megathrust.
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan pesisir Garut Selatan selama dua hari ini dan diikuti oleh berbagai relawan dari komunitas pecinta alam dan kebencanaan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, mengatakan bahwa Kabupaten Garut termasuk dalam wilayah dengan tingkat kerentanan bencana tinggi dengan kategori multi hazard atau all hazard approach (AHA).
"Karena itu, kesiapsiagaan multi sektor mutlak diperlukan. Kegiatan relawan di Garut Selatan ini adalah contoh kemandirian masyarakat dalam menghadapi ancaman megathrust tsunami," kata Nurdin, Sabtu (30/8/2025).
Ia menuturkan langkah Forum Relawan Penanggulangan Bencana Garut Selatan yang berkolaborasi dengan BPBD Jawa Barat patut diapresiasi.
Kegiatan seperti ini merupakan bentuk kesadaran kemandirian yang dibangun dari masyarakat yang telah menyadari tinggal di daerah dengan ancaman megathrust tsunami.
Baca juga: Dedi Mulyadi Sempat Nyaris Diamuk Massa Diteriaki, Dilempari Botol Minum & Bambu, Kepala Terluka
"Intinya mereka sadar sebagai masyarakat pesisir bahwa membangun kesadaran tentang bencana harus dimulai dari diri sendiri dengan kemandirian," ucapnya.
Sementara itu, Koordinator Relawan Penanggulangan Bencana Garut Selatan, Ipi Mupliana, mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut peserta dibekali dengan berbagai skill rescue dan mitigasi bencana.
"Ini adalah kesempatan kami dan masyarakat pesisir untuk mengenal lebih dekat megathrust dan tsunami, kami persiapkan segalanya termasuk sumber dayanya," kata Ipi.
Ia menuturkan bahwa pihaknya juga menerima sejumlah bantuan rescue dari BPBD Jabar untuk menunjang aktivitas relawan di wilayahnya.
Ipi menyebut bahwa kesiapan masyarakat selatan Garut akan terus diasah untuk menghadapi berbagai kemungkinan.
"Kami tidak ingin ada bencana, tapi bukan berarti kami abai tentang kesiapan menghadapi bencana itu," ungkapnya.
Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten Ali Mulku Engkun, memberikan apresiasi atas inisiatif yang muncul dari masyarakat Garut Selatan.
"Kami mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh relawan Garsel. Hal ini merupakan langkah konkret peran serta masyarakat dalam membantu pemerintah untuk siap siaga terhadap bencana," ujarnya. (*)
Waspada, Siklus Tahunan Megathrust-Tsunami Bisa Terjadi Lagi di Selatan Jawa, Jeremy: Ini Alarm |
![]() |
---|
Tsunami dari Rusia Berpotensi Hantam Wilayah Indonesia, BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Selama 3 Jam |
![]() |
---|
Tsunami 4 Meter Sudah Terjang Rusia Buntut Gempa 8,8 SM, Ini Prakiraan Tsunami Tiba di Indonesia |
![]() |
---|
Gempa Dahsyat M8,7 Guncang Rusia: BMKG Peringatkan Potensi Tsunami ke Sejumlah Wilayah Indonesia |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: BMKG Keluarkan Potensi Tsunami Wilayah Timur Indonesia Pascagempa 8,7 M di Rusia |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.