Posting Curhatan Honorer yang Diberhentikan, Anggota DPRD Indramayu Dilaporkan ke Polisi, Ada Apa?
Anggota DPRD Kabupaten Indramayu dilaporkan ke Polres Indramayu. Ia mengunggah cerita soal surat kaleng yang diterimanya dari para pegawai honorer
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Darajat Arianto
Pada kesempatan itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, Syaefudin menambahkan, perihal pengaduan itu, pihaknya akan mengkaji dahulu konten seperti apa yang dipersoalkan tersebut.
Syaefudin juga akan membahas dahulu secara internal terkait permasalahan itu dan melaporkannya kepada pimpinan.
"Untuk langkah selanjutnya, tentu kita juga harus ada arahan dahulu dari pimpinan yang lebih tinggi," ujar dia.
Sebelas Nakes
Anggota DPRD Indramayu Anggi Noviah terima surat kaleng dari pegawai tidak tetap (PTT) atau tenaga honorer di Klinik Putra Remaja.
Dalam surat tersebut, tenaga honorer sekaligus tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja di instansi kesehatan milik pemerintah daerah itu mengeluhkan soal diberhentikannya mereka secara sepihak.
Surat itu diterima Anggi Noviah pada Selasa (11/1/2022) kemarin. Ia mengatakan, ada sebanyak 11 nakes honorer yang diberhentikan tanpa alasan.
Baca juga: BREAKING NEWS, Honorer ASN di Sukabumi Belum Gajian, Padahal PNS Sudah Cair, Ini Kata Sekda
"Mereka kehilangan job mereka, padahal mereka itu sudah mengabdi lama, apalagi di masa pandemi Covid-19 sekarang ini," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di Gedung DPRD Kabupaten Indramayu, Kamis (13/1/2022).
Anggi Noviah yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi II DPRD Indramayu itu mengatakan, dari sebelas nakes honorer itu, salah satunya bahkan ada yang sudah sejak tahun 2017.
Hanya saja, pengabdian tersebut, kini menjadi sia-sia. Seusai mereka diberhentikan hanya melalui lisan.
"Hati-hati buat para pemegang kekuasaan, setiap kebijakan yang dikeluarkan menyakiti hati orang. Saya yakin, tuhan tidak akan tinggal diam," ujar dia.
Anggi Noviah juga sempat menanyakan soal kejadian tersebut kepada instansi terkait soal pemberhentian nakes honorer tersebut.
Baca juga: Sempat Tertunda hingga Sepekan, Gaji Puluhan Ribu ASN di Indramayu Kini Sudah Cair
"Tapi pertanyaan saya tidak dibalas, WA saya cuma dibaca saja," ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indramayu, Rinto Waluyo enggan dimintai keterangan saat ditemui awak media di Gedung DPRD Kabupaten Indramayu. (*)