Gadis Bandung Diculik

Kronologi Gadis 14 Tahun yang Dirudapaksa dan Dijual sebagai PSK oleh Pacarnya yang Masih Remaja

Kronologinya, kata Aswin, korban berkenalan dengan pelaku MS melalui media sosial dan sepakat untuk bertemu hingga menjalin hubungan asmara.

Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabarb / Muhamad Nandri
Lokasi kejadian dugaan rudapaksa gadis 14 tahun di kos-kosan padat penduduk di wilayah Dungus Cariang, Kecamatan Andir, Kota Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sungguh biadab. Bocah perempuan 14 tahun yang sebelumnya dikabarkan diculik, kemudian dirudapaksa secara beramai-ramai, ternyata dijadikan pekerja seks komersial (PSK) oleh pacarnya sendiri.

Tiga tersangka pelakunya, yang ternyata masih remaja, sudah ditangkap.

Ketiganya berinsial SV (16), IM (18) dan MS (18).

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung, mengatakan, ketiga pelaku dijerat kasus dugaan pemerkosaan dan tindak pidana perdaganan orang (TPPO).

Baca juga: Soal Gadis 14 Tahun Diculik, Yana Minta Orang Tua Mengantisipasi Hal Tak Diinginkan Dengan Cara Ini

Kronologinya, kata Aswin, korban berkenalan dengan pelaku MS melalui media sosial dan sepakat untuk bertemu hingga menjalin hubungan asmara.

Akan tetapi, hubungan keduanya tak berlangsung lama. 

Pada awal Desember 2021, kata Aswin, korban berkenalan dengan IM yang masih teman MS, melalui media sosial.

IM mengajak korban untuk bertemu.

Setelah beberapa kali sempat menolak, korban akhirnya setuju untuk bertemu di daerah Gedebage pada 15 Desember.

Di sana, IM sudah bersama dengan MS dan SV. Keempatnya kemudian pergi naik bus ke kawasan Cijerah.

Bertempat di sebuah kamar kos, IM melakukan hubungan layaknya suami-istri dengan korban.

Pada malam harinya, ketiga tersangka bersekongkol menjual korban melalui aplikasi Michat untuk melayani tamu pria hidung belang.

 
Pada 18-22 Desember 2021, korban dibawa oleh ketiga orang tersangka ke daerah Andir, Kota Bandung.
Di sana, korban dan tersangka tinggal ditempat kos dan korban disuruh melayani tamu lagi.

"Kurang lebih 11 kali dan kedua tersangka MS dan SV berperan mengantar tamu dan mengoperasikan akun (Michat)," ujar Aswin setelah mengunjungi rumah korban di Bandung, Rabu (29/12/2021).

Peristiwa tersebut berulang di beberapa tempat dengan kondisi korban yang dicekoki minuman keras.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved