Breaking News

Sosok Polisi yang Ajak Tidur Anak Tahanan, Kapolsek Berpangkat Ipda, Terancam Hukuman Pidana Berat?

Aksi oknum polisi mengajak tidur anak tahanannya di Sulawesi Tengah dikecam masyarakat. Inilah sosok oknum Kapolsek Parigi Moutong

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Yongky Yulius
Ilustrasi Polisi Zaman Now 

TRIBUNJABAR.ID - Aksi oknum polisi mengajak tidur anak tahanannya di Sulawesi Tengah dikecam masyarakat.

Oknum polisi mengajak tidur anak tahanan tersebut dengan mengiming-imingi jaminan ayah korban yang ditahan bisa dibebaskan dari penjara.

Ia terus menghubungi korban dengan iming-iming akan membebaskan ayah yang jadi tahanan.

Karena terus di-chat mesra dirayu dan tak tega melihat sang ayah dipenjara, korban akhirnya meladeni oknum polisi tersebut tidur bersama.

Baca juga: Polda Sulteng Serius Ungkap Kapolsek Ajak Tidur Anak Tersangka, Kapolda Datangi Keluarga Korban

Setelah dilayani, nyatanya ayah korban tak kunjung dibebaskan, sebaliknya oknum polisi tersebut kembali mengajaknya tidur bersama.

Karena ayah korban tak kunjung dibebaskan, atas peristiwa tersebut akhirnya korban melaporkan apa yang dialaminya kepada Provos Polres Parigi Moutong.

Korban diketahui merupakan anak dari tahanan yang tersandung kasus hukum dan tengah ditahan di polsek yang dipimpin sang Ipda tersebut.

Dikutip dari TibunPalu.com, Kabag Ops Polres Parimo AKP Junus Achpah mengatakan, kini oknum Kapolsek Parigi Mouting itu tengah menjalani pemeriksaan pemeriksaan oleh Kepolisian Daerah (Polda Sulteng).

Lalu, siapakah sosok polisi yang mengajak tidur bersama anak tahanan tersebut?

Oknum polisi tersebut ternyata seorang Kapolsek Parigi Moutong atau Parimo berinisial IDGN.

Ia bertugas sebagai Kapolsek Parimo di Sulawesi Tengah itu berpangkat Ipda.

Setelah ada laporan dugaan asusila tersebut, Polda Sulteng bergerak cepat melakukan investigasi.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto menjelaskan pihaknya telah mengumpulkan barang bukti dan sementara masih mendalami kasus asusila dilakukan oknum polisi tersebut.

Sejak kasus tersebut diperiksa, kini Ipda IDGN atau oknum Kapolsek Parigi Mouting dicopot dari jabatannya.

Baca juga: Nasib Polisi Berpangkat Ipda yang Ajak Tidur Anak Tersangka, Sang Kapolsek Terancam Sanksi Lebih

Ilustrasi polisi bunuh diri
Ilustrasi polisi ()

Dilansir dari Grid.id, Ipda IDGN dimutasi ke Pelayanan Markas (Yanma) Polda Sulawesi Tengah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved