Breaking News:

Jelang Belajar Tatap Muka di Bandung Barat, Sopir Angkot Turut Divaksin

Sopir angkot di Bandung Barat pun menjalani vaksinasi mejelang belajar tatap muka.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Pelaku moda transportasi di Bandung Barat saat menjalani vaksinasi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Menjelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada 20 Oktober 2021 mendatang, ribuan pelaku moda transportasi, termasuk sopir angkot di Kabupaten Bandung Barat (KBB) turut menjalani vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi terhadap pelaku moda transportasi tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 terhadap siswa, saat mereka menggunakan angkot ketika akan berangkat ke sekolah ketika PTM sudah dilaksanakan.

Kepala Dinas Perhubungan KBB, Lukmanul Hakim, mengatakan, terkait hal ini, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan KBB untuk mengetahui sekolah mana saja yang akan melakukan PTM terbatas ini.

"Terutama data moda transportasi yang digunakan siswa berangkat sekolah. Ini sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19 saat PTM terbatas dilakukan di KBB," ujarnya saat ditemui di UPT Uji KIR Dinas Perhubungan, KBB, Minggu (12/9/2021).

Ia mengatakan, kegiatan vaksinasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2021.

"Jadi hari ini kami melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak 2.000 dosis dan kita prioritaskan para pekerja transportasi khususnya," kata Lukmanul Hakim.

Menurutnya, vaksinasi Covid-19 terhadap para pelaku moda transportasi ini juga sebagai kontribusi dari Dishub KBB untuk ikut serta dalam penanganan Covid-19 di wilayahnya.

"Agar masyarakat Indonesia pada umumnya dan Kabupaten Bandung Barat pada khususnya sehat serta terbebas dari virus Covid-19," ucapnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan KBB memastikan, bahwa PTM untuk jenjang SD dan SMP di Kabupaten Bandung Barat (KBB) rencananya bakal dilaksanakan pada 20 September 2021 mendatang.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan KBB, jumlah SD di KBB mencapai 960 sekolah dan SMP 173 sekolah. Sementara jumlah total siswa baik SD maupun SMP keseluruhan sekitar 100 ribuan anak.

Kepala Dinas Pendidikan KBB, Asep Dendih mengatakan, untuk saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan sekolah yang sudah siap untuk menggelar PTM tersebut.

"Terutama dari segi sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan, pelaksanaannya nanti tanggal 20 September," ujarnya.

Pendataan tersebut, kata dia, dilakukan oleh pengawas pembina di masing-masing sekolah setingkat SD dan SMP, sehingga terkait PTM ini semuanya tergantung kesiapan sekolah seperti prokes, daftar periksa, dan bentuk koordinasi dengan gugus tugas setempat.

Baca juga: Menteri Italia Kaget Indonesia Sudah Vaksin 108 Juta Penduduk, Padahal Tak Punya Pabrik Vaksin

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved