Ubah Laku
Tidak Hanya untuk Penanganan Covid-19, Ini Kelebihan Alat 3 In 1 Face Protector Karya ITB
ITB melakukan inovasi dengan menciptakan alat 3 in 1 Face Protector yang bisa digunakan untuk penanganan Covid-19 dan aktivitas lainnya
Kemampuannya sama, tapi bentuknya saja yang beda.
Tentunya, berbagai tantangan juga dialami dalam pembuatan alat ini.
Medical host (selang) sangat panjang, jadi flowrate ke masker berkurang.
Usulan terhadap poin tersebut adalah kita buat blower di bagian atas (head mount), sedangkan power unit bisa di saku atau tempat lain.
"Selain itu, kami kembangkan alat ini tahun lalu saat masih pandemi awal. Industri belum operasi penuh. Saat itu komponen seperti medical grade host dan beberapa alat 3D printer sulit didapat. Karena di masa awal pandemi seperti kita ketahui banyak industri yang menurunkan produksi. Saat ini Insya Allah supply sudah lebih lancar," katanya,
Untuk dapat segera diimplementasikan, Dr. Yuli dan tim terus memperbaiki alat sesuai dengan kebutuhan tenaga kesehatan. Market research juga dilakukan untuk melihat kebutuhan dan daya beli pasar terhadap alat ini.
Selain itu, pengurusan izin edar dan produksi juga terus dilakukan. Dr. Yuli dan tim berharap akhir tahun 2021, 3 in 1 Face Protector sudah diserahkan ke pihak industri untuk komersialisasi dengan bantuan dari Pusat Rekayasa Industri ITB.
“Alat ini masih terus dikembangkan dan diharapkan bisa segera dikomersialisasi dengan harga yang terjangkau untuk fasilitas kesehatan atau industri. Kondisi pandemi ini memberi pelajaran, sebenarnya bangsa kita mampu untuk menciptakan hal-hal yang kita butuhkan. Contohnya selama masa pandemi ini, ITB juga telah berhasil menghasilkan Vent-I, ventilator portabel untuk penanganan Covid-19. Kita bisa bahu membahu, gotong royong, dan bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/face-protector-karya-itb.jpg)