Jumat, 15 Mei 2026

KRI Nanggala 402 Hilang

Bangkai Kapal Selam KRI Nanggala Rencananya Akan Diangkat, Bagaimana Caranya?

ISMERLO memang merupakan lembaga yang memfasilitasi tanggapan internasional untuk kapal selam yang membutuhkan bantuan.

Tayang:
Editor: Ravianto
Dok. TNI AL
Gambar dari kamera kapal MV Swift Rescue, ditangkap di kedalaman 838m, menunjukkan bagian lambung dari kapal selam yang tenggelam. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUNJABAR.ID, GILIMANUK - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksmana TNI Yudo Margono akan berkoordinasi dengan ISMERLO terkait rencana pengangkatan KRI Nanggala-402 dari kedalaman 838 meter di perairan utara Bali.

"Pengangkatan nanti akan kita koordinasikan dengan pihak terkait khususnya di dalam organisasi ISMERLO.

Gambar dari kamera kapal MV Swift Rescue, ditangkap di kedalaman 838m. Puing itu diduga kuat kapal selam KRI Nanggala-402
Gambar dari kamera kapal MV Swift Rescue, ditangkap di kedalaman 838m. Puing itu diduga kuat kapal selam KRI Nanggala-402 (Dok. Singapore Marine)

Apa yang bisa dilakukan dengan kondisi seperti ini, karena dengan badan tekan yang masih utuh tadi.

Apakah ditali, apakah ditusuk kemudian diangkat seperti jangkar itu bagaimana nanti akan kita bahas lebih lanjut," jelas Kasal, Minggu 25 April 2021 di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai.

ISMERLO memang merupakan lembaga yang memfasilitasi tanggapan internasional untuk kapal selam yang membutuhkan bantuan.

Baca juga: Mengapa Badan Kapal Selam KRI Nanggala Bisa Retak? Ini Analisis Pakar Kelautan

Baca juga: Kronologi Ditemukannya Kapal Selam KRI Nanggala, Diawali Pemindaian KRI Rigel

Baca juga: FOTO-FOTO Kapal Selam KRI Nanggala DITEMUKAN di Dasar Laut, Bagian Buritan Lepas dari Badan Utama

Fokus organisasi militer ini adalah untuk menyelamatkan nyawa di laut.

KRI Nanggala-402 sendiri membawa 53 awak saat hilang kontak pada Rabu lalu.

"Tenaga ahli dari tim ISMERLO siap untuk diterjunkan guna menawarkan bantuan kepada TNI AL dengan koordinasi internasional penyelamatan dan pencarian aset untuk memastikan penyelesaian secepat mungkin," demikian pernyataan ISMERLO dalam situs resminya.

Kasal menegaskan upaya dan niatnya tentu agar badan tekan kapal ini bisa terangkat dan terus mencari cara untuk mengangkat pada kedalaman 838 meter ini.

Evakuasinya akan dibawa ke Surabaya, kalau sudah berhasil terangkat dan akan dievakuasi ke Surabaya.

"Seperti waktu paparan kemarin saya sampaikan begitu masuk sub-sunk tahap evakuasi, evakuasinya nanti kita tindak lanjuti ke Surabaya atau sesuai dengan permintaan keluarga, karena di Banyuwangi ini ada tiga orang," katanya.

Tetapi berapa atau membutuhkan waktu berapa lama proses evakuasi, Kasal Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan akan didiskusikan terlebih dahulu.

"Untuk berapa lama nanti, akan kita diskusikan dulu, karena ini sangat langka tentang evakuasi dari laut dalam yang sampai 838 meter tidak bisa kita tentukan sekarang.

Baca juga: Mengapa Persib Bandung Kalah Lagi dari Persija Jakarta? Berikut Analisisnya

Baca juga: HARUSNYA Persib Bandung Bermain Lebih Menyerang, Kata Bobotoh

Baca juga: Semalam Bobotoh Geruduk Graha Persib, Luapkan Kekecewaan Persib Bandung Kalah dari Persija Jakarta

Nanti kita diskusikan, tapi yang penting bahwa kita ada niatan untuk mengangkat kapal ini," tegasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved