Rabu, 29 April 2026

Coffee Break

Coffee Break Tribun Jabar Minggu Ini: Menuju El Clasico ala Indonesia

El Clásico menjadi salah satu pertandingan yang selalu ditunggu dan menarik perhatian jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Penulis: Hermawan Aksan | Editor: Hermawan Aksan

Saat itu Persib masih bernama Bandoengsche Indonesische Voetbalbond (BIVB) dan Persija masih dengan identitas Voetbal Indonesische Jacatra (VIJ).

Big Match Persija Vs Persib.
Big Match Persija Vs Persib. (liga-indonesia.org)

Setelah negeri ini merdeka, kedua tim yang berasal dari dua kota tersohor Indonesia itu pun tetap memiliki hubungan cukup baik. Terbukti di antara keduanya acap kali bertukar pemain sejak eranya Soetjipto Soentoro.

Dan, hal itu lumrah terjadi, tak ada hal besar yang mengganjal pertukaran pemain tersebut.

Yudi Guntara, misalnya, pernah berseragam Persija sebelum bergabung dengan Persib dan membawa Maung Bandung juara Liga Indonesia 1995. Budiman pernah memperkuat Persija sebelum merapat ke Persib. Begitu pula dengan Atep.

Beberapa nama lain yang pernah berkostum Persija lalu berkostum Persib antara lain Imran Nahumarury, Antonio Claudio, Gendut Doni, Charis Yulianto, Sonny Kurniawan, Abanda Herman, dan Fabiano Beltrame.

Sebaliknya, pemain Persib pun banyak yang kemudian menyeberang ke Persija. Sebut saja Salim Alaydrus, Erik Setiawan, Harry Salisbury, Maman Abdurrahman, dan Tony Sucipto.

Boleh dikatakan bahwa dari sisi pemain, tak ada masalah untuk saling menyeberang di antara dua klub ini. Teror yang terjadi justru berasal dari pendukung masing-masing.

Piala Menpora 2021, yang sebenarnya hanya ajang pramusim dan ujian terhadap layak tidaknya Liga 1 2021 diselenggarakan, berpeluang mempertemukan Persib dan Persija di partai puncak.

Persib menang 2-1 atas PS Sleman di semifinal dan Persija bermain imbang 0-0 dengan PSM Makassar. Masih ada leg kedua dan peluang kedua tim, Persib dan Persija, masih terbuka lebar untuk bertemu di final.

Jika Persib dan Persija lolos ke final, tentu kita berharap terjadi rivalitas yang tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Pandemi sudah begitu melelahkan, jangan lagi ditambah dengan “brutalitas” tanpa juntrungan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved