Dukung Program 1000 UMKM, Wakaf Salman Berdayakan Tiga Pelaku Usaha Lokal
Wakaf Salman mendukung upaya pemerintah khususnya Jawa Barat mewujudkan program 1000 UMKM
UMKM yang bisa berkembang usahanya, memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, dan menghasilkan produk terbaik.
Jangan lupa, kita bisa turut membantu 1000 UMKM dan berbagai aksi kebaikan lainnya dengan Follow for Donate.
Baca juga: Butuh Lowongan Kerja Saat Pandemi? Coba Cek via LokerBandung.id
Hanya dengan klik ikuti Instagram @wakafsalman.itb, kita telah berdonasi senilai 5 ribu rupiah. Kapanpun dan dimanapun, kita juga bisa menyalurkan donasi terbaik melalui Call Center (0811-2411-444).
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pernah menyampaikan 7 megatrend yang digarap di Jawa Barat dalam acara virtual 2020 lalu. Di momen tersebut, Wakaf Salman diberi kesempatan untuk menjelaskan program pemberdayaan 1000 UMKM yang juga menjawab poin megatrend Jawa Barat.
Mengambil contoh wakaf produktif untuk membina UMKM menghasilkan produk berbahan kulit dan bambu berkualitas, kehadiran program ini menjawab kebutuhan trade war yang ke depannya akan dihadapi.
Lumens Kopi Masjid telah berdiri kurang lebih 3,5 tahun. Kerjasamanya dengan Wakaf Salman dimulai ketika Lumens menjual kopi untuk program donasi dan terus berlanjut hingga saat ini.
Baca juga: Fix! Preman Pensiun 5 Perdana Tayang 13 April, Kang Mus dkk Comeback, Ini Bocoran Ceritanya
Dulu, Lumens beroperasi di selasar masjid dengan dua pasang meja konsumen dan tiga orang staf.
Sekarang, Lumens Kopi Masjid punya lokasi tetap sendiri dengan sebelas orang staf.
Pengelola berharap kedepannya bisa memberikan sumber kehidupan yang layak kepada para stafnya itu.
“Semoga bisa berkembang untuk bermanfaat bagi yang lain," kata owner Lumens Kopi Masjid, Pepe.
Acep Express awalnya bernama Ayam Goreng Kecap Mang Acep.
Baca juga: Demi Bantu Ekonomi Keluarga, Para ABK Usia Remaja Ini Selamat dalam Insiden Tabrakan Kapal
Mang Acep adalah seorang yang besar di jalanan dan pernah menjadi preman semasa mudanya hingga pada 2005 memutuskan banting stir menjadi pengusaha ayam goreng dengan resep leluhur (bapaknya).
Mang Acep kemudian bertemu dengan Ivan yang ingin membesarkan bersama-sama usaha tersebut.
Kemudian sejak November 2020 ayam kecap Mang Acep resmi dibantu permodalan oleh Wakaf Salman, sebelum akhirnya di bulan Maret 2021 bergabung dalam program binaan 1000 UMKM wakaf produktif Wakaf Salman.
UMKM yang berjualan nasi ayam kecap ini awalnya berlokasi di daerah Gegerkalong, namun setelah bergabung bersama Wakaf Salman, sekarang membuka cabang di Jalan Gelap Nyawang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/program-1000-umkm-wakaf-salman.jpg)