Dukung Program 1000 UMKM, Wakaf Salman Berdayakan Tiga Pelaku Usaha Lokal
Wakaf Salman mendukung upaya pemerintah khususnya Jawa Barat mewujudkan program 1000 UMKM
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wakaf Salman mendukung upaya pemerintah khususnya Jawa Barat mewujudkan program 1000 UMKM. Kali ini Wakaf Salman memberdayakan tiga UMKM lokal yang bergerak di sektor kuliner yakni Lumens Kopi Masjid, Acep Express, dan Roti Saridina.
Dukungan pemberdayaan UMKM lokal ini juga sebagai salah wujud perhatian Wakaf Salman di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak pada sektor ekonomi serta berimbas pada perekonomian masyarakat.
Direktur Wakaf Salman, M. Khirzan N. Noe'man mengatakan, program 1000 UMKM merupakan program kerja sama antara Wakaf Salman dan UMKM di Indonesia, yang sekaligus melancarkan upaya pemberdayaan UMKM.
Baca juga: VIDEO Kuliner, Jadi Buruan Warga Menjelang Berbuka, Intip Rasa Khas Sajian Mie Ayam Coet Asli Subang
Mulai dari pengadaan modal, pengembangan sumber daya manusia, sampai ekspansi usaha.
"Program 1000 UMKM bertujuan memajukan UMKM Indonesia dan membawa misi untuk memberdayakan pelaku usaha mikro," katanya disela peresmian UMKM binaan Wakaf Salman yaitu Lumens Kopi Masjid dan Acep Express serta memperkenalkan Saridina, UMKM produsen roti yang bergabung dengan program 1000 UMKM di Jalan Gelap Nyawang, Bandung, akhir pekan kemarin.
Wakaf Salman sebagai salah satu lembaga yang bersedia menjadi pengelola UMKM (Usaha Menengah Kecil Mikro) produktif melalui program 1000 UMKM.
Di mana dana atau penghimpunan yang didapatkan akan dialokasikan untuk pengembangan wakaf produktif.
Baca juga: Okupansi Hotel di Jabar Selama Libur Paskah Meningkat, Ada yang 100 Persen Terisi
"Oleh karena itu, Wakaf Salman mencari UMKM yang potensial untuk dikembangkan dengan syarat sudah memiliki target pasar, tersusun manajemennya, sudah cukup lama dalam berwirausaha, dan sangat butuh untuk dikembangkan dengan baik," katanya.
Setelah itu, Wakaf Salman akan melakukan kesepakatan tertulis.
Kesepakatan antara Wakaf Salman dan UMKM binaan meliputi kerja sama mempromosikan usaha juga memberikan literasi wakaf produktif kepada UMKM lainnya.
“Acep Express X Lumens Kopi Masjid adalah bukti nyatanya, karena UMKM ini telah resmi launching sebagai salah satu wakaf produktif yang dibina langsung oleh Wakaf Salman, saya mengajak rekan-rekan UMKM lainnya yang ingin berkolaborasi dengan kami, terutama dengan pemanfaatan wakaf produktif ini. Harapannya, UMKM yang berkolaborasi mempunyai misi yang sama. Bukan hanya berdagang dan dapat penghasilan, akan tetapi bisa mengajak kepada kebaikan dengan sedekah melalui wakaf," Katanya.
Baca juga: Menyambut Bulan Ramadan, Ini Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih, baik Sendiri maupun Berjamaah
Wakaf Salman memiliki program donasi dan wakaf, bisa dipilih salah satu program yang dibutuhkan oleh donatur atau wakif.
Ada pada bidang pendidikan, kesehatan, masjid, umum, siaga bencana, siaga Covid-19, dan UMKM.
"Insya Allah dengan kolaborasi antara Wakaf Salman dan UMKM binaan ini, akan semakin banyak kebaikan yang akan terabadikan. Mengabadikan kebaikan, menebar manfaat, bersama-sama melalui program 1000 UMKM Wakaf Salman ITB," katanya.
Mari kita bantu agar seluruh masyarakat sejahtera melalui UMKM yang berdaya.
UMKM yang bisa berkembang usahanya, memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, dan menghasilkan produk terbaik.
Jangan lupa, kita bisa turut membantu 1000 UMKM dan berbagai aksi kebaikan lainnya dengan Follow for Donate.
Baca juga: Butuh Lowongan Kerja Saat Pandemi? Coba Cek via LokerBandung.id
Hanya dengan klik ikuti Instagram @wakafsalman.itb, kita telah berdonasi senilai 5 ribu rupiah. Kapanpun dan dimanapun, kita juga bisa menyalurkan donasi terbaik melalui Call Center (0811-2411-444).
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pernah menyampaikan 7 megatrend yang digarap di Jawa Barat dalam acara virtual 2020 lalu. Di momen tersebut, Wakaf Salman diberi kesempatan untuk menjelaskan program pemberdayaan 1000 UMKM yang juga menjawab poin megatrend Jawa Barat.
Mengambil contoh wakaf produktif untuk membina UMKM menghasilkan produk berbahan kulit dan bambu berkualitas, kehadiran program ini menjawab kebutuhan trade war yang ke depannya akan dihadapi.
Lumens Kopi Masjid telah berdiri kurang lebih 3,5 tahun. Kerjasamanya dengan Wakaf Salman dimulai ketika Lumens menjual kopi untuk program donasi dan terus berlanjut hingga saat ini.
Baca juga: Fix! Preman Pensiun 5 Perdana Tayang 13 April, Kang Mus dkk Comeback, Ini Bocoran Ceritanya
Dulu, Lumens beroperasi di selasar masjid dengan dua pasang meja konsumen dan tiga orang staf.
Sekarang, Lumens Kopi Masjid punya lokasi tetap sendiri dengan sebelas orang staf.
Pengelola berharap kedepannya bisa memberikan sumber kehidupan yang layak kepada para stafnya itu.
“Semoga bisa berkembang untuk bermanfaat bagi yang lain," kata owner Lumens Kopi Masjid, Pepe.
Acep Express awalnya bernama Ayam Goreng Kecap Mang Acep.
Baca juga: Demi Bantu Ekonomi Keluarga, Para ABK Usia Remaja Ini Selamat dalam Insiden Tabrakan Kapal
Mang Acep adalah seorang yang besar di jalanan dan pernah menjadi preman semasa mudanya hingga pada 2005 memutuskan banting stir menjadi pengusaha ayam goreng dengan resep leluhur (bapaknya).
Mang Acep kemudian bertemu dengan Ivan yang ingin membesarkan bersama-sama usaha tersebut.
Kemudian sejak November 2020 ayam kecap Mang Acep resmi dibantu permodalan oleh Wakaf Salman, sebelum akhirnya di bulan Maret 2021 bergabung dalam program binaan 1000 UMKM wakaf produktif Wakaf Salman.
UMKM yang berjualan nasi ayam kecap ini awalnya berlokasi di daerah Gegerkalong, namun setelah bergabung bersama Wakaf Salman, sekarang membuka cabang di Jalan Gelap Nyawang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/program-1000-umkm-wakaf-salman.jpg)