Breaking News:

Bisa Dimanfaatkan Pengusaha, Ada Tarif Menarik dan Penerbangan Kargo Rute Bandara Kertajati-Batam

PED Jabar mempersilahkan pengusaha memanfaatkan layanan kargo dari Bandara Kertajati yang juga membuak rute Kertajati-Batam

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Siti Fatimah
istimewa
ilustrasi pesawat kargo di Bandara Kertajati 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Daerah (PED) Provinsi Jawa Barat membuka pintu bagi para pengusaha dan eksportir untuk memaksimalkan jasa pengiriman kargo melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka.

Ketua Divisi Pariwisata Telekomunikasi dan Transportasi Satgas PED Jawa Barat, Dedi Taufik, mengatakan layanan ini terbuka untuk para pelaku usaha di berbagai kelas.

Dari mulai pelaku UMKM hingga pengusaha yang bergerak di sektor manufaktur.

Baca juga: VIDEO Ditinggal Tahlilan, Dinding Rumah Jaja Jebol Diterjang Longsor di Darmaraja Sumedang

"Hal ini, bisa pula dimanfaatkan oleh pengusaha di sektor pertanian, perikanan, termasuk jasa pengiriman kargo. Mereka bisa memanfaatkan layanan penerbangan Bandara Kertajati dengan tarif yang menarik,” kata Dedi Taufik di Gedung Sate, Minggu (21/3).

Dedi yang juga Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat ini menyatakan bahwa penerbangan kargo Bandara rute Kertajati-Batam dibuka sekali dalam sepekan.

“Ya, untuk minggu depan hari Selasa 23 Maret 2021 pukul 11.00 WIB dan seterusnya setiap minggu waktunya sama. Jika ingin tahu tarif menarik yang ditawarkan bisa hubungi kontak kargo Bandara Kertajati di 0817-9295-988 atau 0812-1749-4866, ada paket murah,” katanya.

Baca juga: Waspada Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil, Terekam CCTV, Laptop dan Uang Dolar Raib

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengirimkan surat resmi kepada pemerintah pusat untuk memanfaatkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati bagi penerbangan kargo.

Tujuannya, mengakselerasi dan mengoptimalkan upaya pemulihan ekonomi.

Hal ini didasarkan dengan catatan pada tahun 2019, aktivitas ekspor dari wilayah Jawa Barat mencapai USD 29,93 miliar dan impor barang yang masuk sebesar USD 11,04 miliar.

Baca juga: Waspada Hoaks Vaksinasi Massal bagi Masyarakat Umum di Kota Bandung, Ini Penjelasan Pemprov Jabar

Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun sudah menjalin kerja sama dengan PT Garuda Indonesia untuk mengembangkan industri kargo di BIJB Kertajati.

Kerja sama ini sudah ditandai dengan penerbangan perdana pesawat B737 800 NG Garuda Indonesia menuju Batam pada akhir Februari lalu.

“Saya sudah meminta Kadin Jabar dan tim pemulihan ekonomi jabar untuk menginventarisir pergerakan ekspor yang masih menggunakan point of ekspor di bandara lain untuk dipindahkan ke BIJB,” katanya.

Baca juga: Menteri Main Perepet Jengkol Buka Jafest 2021, Ada Rekor Dunia Ulinpiadeuh, Berikut Jadwalnya

Ridwan Kamil menginginkan pemanfaatan layanan ini bisa menjangkau pasar dari wilayah Jabar bagian utara juga sebagian Jawa Tengah.

Menurutnya, banyak komoditas ekspor Jawa Barat yang permintaan serta pasarnya tinggi.

Dia menunjuk komoditas ubi yang dibutuhkan Jepang, lalu ada jahe merah oleh Singapura dan Hongkong.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved