Gempa Bumi
Indonesia Wilayah Rawan Bencana, ''Bukan Gempa Bumi yang Membunuh Orang, tapi Bangunan Rumahnya''
Di negara yang rawan gempa, meminimalisasi risiko gempa bumi dapat dilakukan dengan pendekatan mitigasi struktural.
TRIBUNJABAR.ID - Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki banyak ancaman bencana, salah satunya adalah gempa bumi.
Banyak wilayah di indonesia yang masuk dalam wilayah rawan gempa bumi.
Tak sedikit pula gempa bumi yang terjadi di wilayah Indonesia.
Baca juga: Tak Hanya Bahaya Gempa Megathrust, Masyarakat Indonesia pun Harus Waspada 295 Sesar Aktif
Baca juga: Harus Tahu! Ini Hal yang Harus Diperhatikan pada Rumah yang Sehabis Terkena Gempa Bumi
Mengapa Indonesia termasuk sering mengalami gempa bumi?
Karena Indonesia terletak di pertemuan tiga lempeng besar bumi.
Seperti dilansir dari Kompas.com, berbagai upaya mitigasi bencana pun dilakukan karena negara ini rawan gempa.
Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, meminimalisasi risiko gempa bumi dapat dilakukan dengan pendekatan mitigasi struktural.
"Kalau gempa itu enggak usah banyak rencana, pokoknya wujudkan bangunan rumah tahan gempa sesuai aturan yang ada (mitigasi struktural)," kata Daryono saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (3/8/2019).
Daryono mengatakan, jatuhnya korban saat gempa biasanya karena bangunan yang roboh.
"Gempa itu menjadi human interest kalau ada (bangunan) yang roboh, korban luka, korban meninggal."
"Dalam konteks ini, gempa tak pernah membunuh orang. Yang membunuh adalah bangunan rumahnya," ujar dia.
Contohnya, kata Daryono, peristiwa dua gempa dengan perilaku dan kondisi geologi serupa, yaitu gempa di Yogyakarta pada 2006 dan gempa di Suruga, Jepang, pada 2010.
"Pembangkitnya (dua gempa itu) sama-sama sesar aktif. Yang beda bangunan rumahnya."
Baca juga: VIDEO-Paksa Kades Bayar Oplah Koran Puluhan Juta, Oknum Wartawan di Sukabumi Diciduk Polisi
Baca juga: Polresta Bandung Gelar Lomba Tiktok, Ikut Yuuk, Ini Temanya
"Rumah di Jepang sudah mengadopsi bangunan tahan gempa, di Indonesia belum," ujar dia.
Gempa di Yogyakarta dan di Jepang sama-sama mempunyai kekuatan 6,4 magnitudo dan berada pada kedalaman 10 kilometer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-gempa-yang-terdapat-di-layar-tv-lcd-museum-geologi_20170719_085813.jpg)