Breaking News:

POLDA JABAR Tak Mau Kecolongan, Acara Habib Rizieq di Cianjur Dilarang, Sebelumnya Kapolda Dicopot

Polda Jabar memastikan tidak akan memberikan izin kegiatan pengajian atau tablig akbar yang menghadirkan Habib Rizieq Shihab di Kabupaten Cianjur.

Tribunnews
Habib Rizieq Shihab menyapa pendukungnya. Polda Jabar memastikan tidak akan memberikan izin kegiatan pengajian atau tablig akbar yang menghadirkan Habib Rizieq Shihab di Kabupaten Cianjur. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -‎ Polda Jabar memastikan tidak akan memberikan izin kegiatan pengajian atau tablig akbar yang menghadirkan Habib Rizieq Shihab di Kabupaten Cianjur.

"Sudah dipastikan tidak ada kerumunan, dipastikan Polres Cianjur tidak akan mengizinkan karena ini situasinya masih pandemi. Jadi tegas dari Polres Cianjur tidak akan mengizinkan," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Sabtu (21/11/2020).

Sebelumnya, Habib Rizieq menghadiri kegiatan di Megamendung dihadiri ribuan orang.

Buntutnya, Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriady dicopot dari jabatannya karena ada pelanggaran protokol kesehatan. Berkaca pada kasus Megamendung, di Cianjur, pihaknya tidak ingin kecolongan lagi. 

Baca juga: Anak dan Menantu Rizieq Shihab serta Humas FPI Tak Penuhi Panggilan Polisi

Baca juga: Rencana Habib Rizieq Shihab Ceramah Di Cianjur Dihadiri Puluhan Ribu Jemaah, Ini Kata Kapolres

"Kami akan antisipasi. Diupayakan tidak ada kerumunan orang. Dan itu berlaku untuk seluruh di Jabar," ucap Erdi.

Terkait Megamendung, penyidik Ditreskrimum‎ Polda Jabar kemarin memanggil 10 orang namun yang datang delapan orang. Panitia kegiatan Megamendung tidak hadir.

"Kemarin yang diperiksa delapan orang. Sudah dilakukan klarifikasi soal kegiatan Megamendung. Ada lebih dari 40 pertanyaan. Penyidik menanyakan seputar tupoksi dan SOP masing-masing. Dari panitia tidak hadir tanpa keterangan, akan dipanggil ulang," katanya.

Penyidik akan me‎manggil ulang pihak panitia dalam hal ini FPI sebanyak dua orang. 

"Dari dua orang tersebut diharapkan bisa menjelaskan terkait masalah undangan untuk melakukan peletakan batu pertama, kemudian dengan panitianya," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved