Selasa, 9 Juni 2026

Resiko Alami Gangguan Kesehatan Seksual,Ini Hasil Riset Soal Keseringan Bersepeda

Salah satu kekhawatiran terkait dengan olahraga bersepeda adalah anggapan bahwa terlalu sering bersepeda dapat memicu disfungsi ereksi atau impotensi

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
ilustrasi 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Naik sepeda atau bersepeda kini sedang digandrungi tidak saja anak-anak tapi juga orang dewasa.

Bersepeda tidak saja sarana rekreasi yang mudah tapi juga olahraga yang bisa membantu tubuh tetap sehat.

Bersepeda adalah salah satu olahraga yang mudah dilakukan sekaligus menjadi sarana rekreasi.

Bahkan, saat ini, bersepeda menjadi gaya hidup yang dilakukan banyak orang.

Dikutip TribunJabar.Id dari Kontan.Id, meski dilakukan untuk tujuan hidup sehat, tapi olahraga yang satu ini juga menimbulkan kekhawatiran pada pria. 

Salah satu kekhawatiran terkait dengan olahraga tersebut adalah anggapan bahwa terlalu sering bersepeda dapat memicu disfungsi ereksi atau impotensi.

Simak 6 Aktivitas Bersepeda yang Dilarang, Mal dan Perkantoran Diminta Sediakan Parkir Sepeda

Tapi, benarkah demikian? 

Merangkum dari health.harvard.edu, sebuah riset yang dilakukan the Massachusetts Male Aging Study menemukan bahwa dalam keadaan tertentu, bersepeda dapat merusak saraf dan menekan arteri di penis.

Inilah yang diyakini menyebabkan masalah ereksi. 

Risiko ini paling tinggi terjadi pada pria yang bersepeda selama lebih dari tiga jam seminggu.

Alasan bersepeda dapat menyebabkan impotensi adalah karena sadel memberikan tekanan konstan pada perineum, area antara alat kelamin dan anus. 

Tekanan tersebut dapat membahayakan saraf dan memperlambat aliran darah yang menyebabkan kesemutan atau mati rasa pada penis.

Rajin Bersepeda, Artis Wulan Guritno Berhasil Turunkan Berat Badan 4 Kg, Begini Caranya

Jika hal ini berlanjut maka disfungsi ereksi juga dapat terjadi. 

Tidak selalu sebabkan disfungsi ereksi 

Terkait asumsi tersebut, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Urology tahun 2018 mungkin membuat para pehobi kayuh pedal ini bernapas lega.

Sumber: Kontan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved