Pendidikan

Tahun Ajaran Baru di Kuningan, Banyak Desa Susah Akses Internet, Belajar di Kelas? Ini Kata Kadisdik

Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan sudah siapkan format pendidikan di tengah wabah corona, bakan untuk kembali ke sekolah

Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Ahmad Ripai
Uca Somantri Kadisdik Kabupaten Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuninganjelang pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pada masa pandemi Covid-19, telah menyusun satu formulasi pembelajaran paska Covid-19, di sekolah-sekolah mulai tingkat PAUD hingga SMP.

Demikian hal itu dikatakan Kadisdik Kuningan, Uca Somantri saat ditemui disela kegiatan di Desa Cisantana, Kabupaten Kuningan, Selasa (16/6/2020).

Dia mengatakan, hingga saat ini masih menunggu keputusan dari provinsi bagaiamana mempersiapkan untuk kebutuhan dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masing – masing sekolah.

Sedikitnya 150 Anak Menjadi Korban Serangan DBD di Kota Tasikmalaya, 6 di Antaranya Meninggal

“Nanti kita lihat, bila juknis dari provinsi sudah sesuai dengan sikon di daerah maka kita laksanakan sepenuhnya," kata Uca yang juga mantan Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kuningan.

Menurutnya, Disdikbud Kuningan mengaku sudah menyusun standar operasional pembelajaran di masa AKB.

“Untuk antisipasi saat anak didik mulai masuk sekolah di tahun ajaran baru dan berharap saat dimulainya tahun pembelajaran baru nanti sudah ada acuan dari provinsi terkait teknis pembelajaran tersebut,” ujarnya.

Mengenai jadwal yang diterimanya, kata Uca, dalam KBM di sekolah akan dimulai pada tanggal 13 Juli 2020. Namun, jadwal tersebut masih belum bisa dipastikan.

“Karena keputusan dari Dinas Pendidikan Provinsi belum ada, dan kita masih menunggu dari provinsi,” katanya.

Persiapan teknis pembelajaran melihat kondisi di Kabupaten Kuningan masih ada daerah belum terkover sinyal provider internet.

“Ada sekira 40 % daerah di pelosok Kuningan yang belum terjangkau sinyal. Seperti di daerah Kecamatan Karangkancana, Subang dan Kecamatan pinggiran lainnya,” katanya.

Kebutuhan sinyal provider internet sangat penting, meski masa pandemi Covid-19 sudah agak longgar mau memasuki masa AKB.

Tim Saber Pungli Jawa Barat Datangi Balai Kota Bandung, Ada Apa, Ya?

“Kegiatan belajar-mengajar siswa masih ada yang akan dilakukan secara daring. Walaupun juga masih ada anak didik, seperti kelas 1-2 SD yang harus secara langsung dibimbing gurunya, karena mereka kan belum bisa membaca dan menulis,” ujarnya.

Uca mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kuningan agar beberapa blank spot tersebut bisa segera mendapatkan sinyal provider internet. “Mudah-mudahan soal pemenuhan sinyal bisa direalisasi secepatnya,” katanya.

Proses kenaikan kelas untuk tahun ajaran 2019-2020, diketahui saat ini masih dalam proses penilaian pihak sekolah di masing – masing daerah.

“Untuk beberapa nilai raport untuk kenaikan kelas tersebut, diambil dari nilai Ujian Kenaikan Kelas (UKK) yang telah digelar,” ujarnya. (*)

Uca Somantri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved