Kasus Stunting Ditemukan di Wilayah Garut Kota

Kasus stunting atau gagal tumbuh di Kabupaten Garut tak hanya ditemukan di wilayah pelosok.

Kasus Stunting Ditemukan di Wilayah Garut Kota
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Ketua DPC PDIP Garut, Yuda Puja Turnawan (kiri) berbincang dengan sejumlah ibu yang mengikuti pengobatan gratis saat peringatan Hari Ibu di Gedung PKL 2, Kelurahan Ciwalen, Kecamatan Garut Kota, Minggu (22/12/2019). 

"Anggaran khusus itu jadi upaya kami untuk mengatasi stunting. Dalam acara ini, kami juga menghadirkan Dinkes untuk memberi pemahaman ciri-ciri stunting dan pencegahannya," ucapnya.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, membenarkan jika di Kelurahan Ciwalen terdapat kasus stunting.

Namun hingga kini pihaknya masih belum bisa memastikan data sesungguhnya.

10 Pengedar Sabu Jaringan Lapas Jawa Barat Ditangkap Polda Metro Jaya

"Stunting itu ada dua kategori. Ukuran sama tapi tingkat pertumbuhannya dalam satu tahun berbeda. Ada yang lumayan cepat, ada juga yang lambat," ucap Rudi usai menghadiri acara baksos.

Rudy membantah jika angka stunting di Garut masih yang tertinggi di Jawa Barat.

Bahkan saat ini, dia mengklaim angka stunting di Garut sudah menjadi yang terendah di Jawa Barat.

"Kalau dulu Garut memang yang tertinggi angka stuntingnya di Jawa Barat. Sekarang ini sudah menjadi yang terendah," katanya.

Rudy menyebut, angka stunting di Garut kini berada di kisaran lima persen atau hanya mencapai 30 ribu balita. Sedangkan dahulu kasus stunting mencapai 43 persen.

Hengky Kurniawan, Hidup Sederhana Jadi Pemulung, Melejit Jadi Artis, Kini Mundur dari Demokrat

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved