PPDB SMA di Jabar
SMPN 2 Bandung Jadi Alamat KK untuk Mendaftar PPDB SMA Favorit, Ini Penjelasan Ketua RT
Ada temuan kartu keluarga (KK) sebagai keterangan mendaftar ke SMA negeri di Kota Bandung, beralamat di kantin SMPN 2 Bandung. Ini kata ketua RT
Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Kisdiantoro
"Ada surat permohon pindah, saya sebagai RT ada orang yang minta pindah saya tidak bisa, tapi kalau datang ke RT, kepala keluarga yang KK lama datang ke saya untuk penambahan dengan ada data surat pindah saya tidak bisa menolak. Udah lama hampir setahun pernah ada ke sini," ujarnya.
Saat ditanya terkait nama keluarga bersangkutan yang menambahkan anggota keluarganya itu, Alpip menyuruh langsung mengkonfirmasi ke keluarga yang bersangkutan.
Disinggung surat permohonan pindah dan penambahan anggota keluarga untuk pendaftaran PPDB, Alpip pun tak mengatahui maksud tujuannya.
• Perbedaan PPDB SMA 2019 Jalur Prestasi dan Jalur Zonasi Jarak, Ini Dokumen yang Harus Disiapkan
"Enggak ada, yang jelas setahun lalu, ada keluarganya yang datang, maksudnya keluarga tuan rumah di sini, dari luar masuk ke sini otomatis ada yang menerima dan mengijinkan tinggal di sini. Kepala keluarga itu yang tinggal di sini, mengajukan untuk bikin KK baru ada penambahan anggota baru anggota keluarganya," ujarnya.
Apakah anggota baru tersebut saudara atau bukan, Alpip tak mengetahuinya.
Namun menurut Alpip, pemohon tersebut yang tercantum dikolom Kartu Keluarga itu tertulis "lain-lain" tidak ada keterangan saudara.
"Keterangan lain-lain bukan sodara atau anak kandung. Yang jelas datang ke saya dia bawa surat keterangan pindah dari sana," ujarnya.
Ada Indikasi Penyimpangan KK
Ada indikasi penyimpangan dalam Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMA di Kota Bandung.
Indikasi penyimpangan itu adalah adanya temuan Kartu Keluarga (KK) yang beralamat kantin sekolah yang jaraknya dekat dengan SMA yang dituju.
Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) mengindikasi temuan kartu KK tersebut sebagai upaya menyiasati aturan zonasi dalam PPDB SMA 2019.
Ketua FAGI, Iwan Hermawan mengatakan penyalahgunaan KK yang ditemukan itu menggunakan alamat SMP yang berada di Jalan Sumatra No 42 Kota Bandung yang merupakan alamat SMPN 2 Bandung.
"Saya menemukan, saya dapat laporan ada beberapa sekolah favorit yang berdekatan dengan SMA favorit, menerima KK, ada KK yang alamatnya SMP 2 Bandung, dengan nempel ke kantin. Ini hasil dari lacakan teman-teman tim investigasi di SMA 3 Bandung. Ada beberapa (calon) siswa alamatnya di SMPN 2 Bandung, pas dilacak alamat kantin," ujar Iwan Hermawan saat ditemui Tribun Jabar di SMA 9 Bandung, Selasa (18/6/2019).
• PPDB Jalur Prestasi SMA Favorit di Kota Bandung Sepi Pendaftar, Ini Penyebabnya
• Membeludak, Pendaftar PPDB di SMA Negeri 9 Bandung Hingga Malam Hari, Sekolah Tak Bisa Menolak
Iwan Hermawan menjeskan meskipun penemuan Kartu Keluarga itu merupakan Asli tapi Palsu (Aspal), ada orang ketiga untuk membuat itu.
"Jumlahnya sudah banyak laporan laporan, penyalahgunaan surat surat perpindahan orangtua, ada laporan yang mengatakan KK aspal, sertifikat aspal. Ini bukan kepalsuan tapi ini aspal, kalau aspal ada orang ketiga yang membuatkan persis, tetapi dengan imbalan tertentu bisa membuat itu," ujarnya.